Pengarusutamaan Gender dalam Program Tanggagung Jawab Sosial PT. Medco E&P Indonesia Rimau Asset di Desa Tabuan Asri dan Desa Epil, Provinsi Sumatera Selatan.
RESTRIANA, Elsa, Bahruddin
2012 | Skripsi | Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (dh. Ilmu Sosiatri)INTISARI Pembangunan yang responsif gender sangat perlu untuk dikembangkan dalam rangka mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender, untuk mencapai hal tersebut, strategi pengarusutamaan gender dalam pembangunan perlu diterapkan. Strategi pengarusutamaan gender tersebut dapat dicapai melalui program yang memperhatikan pengalaman, aspirasi, kebutuhan, dan permasalahan perempuan dan laki-laki baik dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan maupun evaluasi dari seluruh kebijakan dan program di berbagai bidang kehidupan dan pembangunan. Melalui strategi ini maka program pembangunan yang ada dapat secara adil memberikan kebermanfaatan bagi perempuan ataupun laki-laki yang diharapkan juga hal ini akan mempersempit atau bahkan meniadakan kesenjangan gender di dalamnya. Pelaksanaan pengarustamaan gender di Indonesia sendiri telah tertuang ke dalam bentuk Inpres No. IX tahun 2000 yang isinya bahwa strategi pengarusutamaan gender/ gender mainstreaming sangat diperlukan dalam wacana pembangunan nasional negara, dapat dikatakan disini bahwa isu mengenai pengarusutaman gender sudah menjadi bagian dari kebijakan nasional negara ini. Namun, kenyataannya di lapangan sangatlah sulit untuk menerapkan gender mainstreaming ini ke dalam wacana pembangunan negara ini, budaya patriarkhi yang masih melekat kuat membuat strategi pengarustamaan gender di negara ini sedikit banyak menemui hambatan di dalamnya. Maka dari itu penelitian ini berusaha untuk menyibak penerapan pengarusutamaan gender dalam suatu program tanggung jawab sosial suatu perusahaan migas di Indonesia yaitu PT Medco E&P Indonesia Rimau Asset dengan mengambil sampel lokasi penelitian di dua desa yaitu Desa Tabuan Asri dan Desa Epil. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitik. Teknik pengumpulan data sendiri menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Wawancara dilakukan secara terbuka dengan teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive. Dalam penelitian ini pula digunakan metode analisis gender harvard. Kesimpulan dari penelitian yang penulis lakukan adalah bahwa dari sisi perencanaan hingga ke tahap evaluasi yang dilakukan oleh perusahaan sudah cukup baik namun masih perlu dibenahi dan ditingkatkan kembali keberdayaan dan partisipasi dari masyarakat terutama wanita pada khususnya, selain ituperlu adanya pembelajaran dari pihak perusahaan mengenai apa itu gender, community empowerment, kearifan lokal setempat, agar program dapat tepat sasaran sampai ke tujuannnya.
Kata Kunci : Persepsi ; Tanggungjawab Sosial