Laporkan Masalah

Kondisi Kelayakan Kerja Pekerja Paruh Waktu : Studi tentang kondisi kerja pekerja paruh waktu di Kedai Kopi Espresso Bar berdasarkan indikator kelayakan kerja dan perspektif pekerja paruh waktu

PUTRA, Reza Manggala, Bahruddin

2012 | Skripsi | Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (dh. Ilmu Sosiatri)

INTISARI Isu-isu mengenai kelayakan kerja mulai menjadi topik yang berkembang pada saat ini, termasuk di Indonesia. Indikator kelayakan kerja telah resmi dikeluarkan oleh ILO yang kemudian menjadi acuan bagi setiap negara untuk memberikan standardisasi dalam mengatur para pekerja. Peningkatan standar kelayakan kerja diharapkan mampu memberikan jaminan kesejahteraan bagi para pekerja, terutama untuk para pekerja kontrak. Semakin terbatasnya lapangan pekerjaan di Indonesia, baik di sektor formal maupun di sektor informal membuat masyarakat mulai mencari berbagai macam alternatif pekerjaan untuk dapat memperoleh penghasilan. Pekerjaan paruh waktu menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat dalam memilih pekerjaan. Akan tetapi pekerjaan paruh waktu di Indonesia masih belum memiliki regulasi yang jelas, sehingga masih sangat sulit bagi para pekerja paruh waktu untuk mendapatkan standar kelayakan kerja. Penelitian ini dilakukan di Kedai Kopi Espresso Bar, Desa Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, DIY. Pemilihan lokasi dilakukan mengingat Kedai Kopi Espresso Bar merupakan salah satu jenis usaha food and beverage di DIY yang sudah memiliki cabang di lingkup nasional. Selain itu Kedai Kopi Espresso Bar juga menerapkan sistem paruh waktu bagi pekerjanya dalam menjalankan usaha. Jenis usaha food and beverage merupakan salah satu jenis usaha yang memiliki tingkat kesulitan kerja yang tinggi apabila dibandingkan dengan pekerjaan paruh waktu pada jenis usaha lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kelayakan kerja pekerja paruh waktu di Kedai Kopi Espresso Bar berdasarkan pada indikator kelayakan kerja dan perspektif pekerja paruh waktu sendiri. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Analisis data diperoleh dari beberapa informan yang dipilih secara purposive dan snowball. Serta menggunakan uji kredibilitas yang berupa ketekunan pengamatan, triangulasi, dan referensi yang cukup sebagai teknik pemeriksaan keabsahan datanya. Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa pekerja paruh waktu di Kedai Kopi Espresso Bar masih belum memperoleh kelayakan kerja, hal ini dibuktikan dengan belum terpenuhinya indikator kelayakan kerja yang meliputi penciptaan lapangan kerja, perlindungan sosial, hak di tempat kerja, dan dialog sosial bagi para pekerja paruh waktu di Kedai Kopi Espresso Bar. Namun lain halnya ketika kondisi kelayakan kerja dilihat dari perspektif para pekerja paruh waktu di Kedai Kopi Espresso Bar, mereka justru merasa telah bekerja secara layak. Berdasarkan ketiga kategori informan yaitu pekerja paruh waktu berstatus mahasiswa, pekerja paruh waktu berstatus pengangguran dan belum berkeluarga, serta pekerja paruh waktu berstatus pengangguran dan sudah berkeluarga, semuanya merasa senang dan bahagia selama bekerja di Kedai Kopi Espresso Bar. Pekerja paruh waktu diharapkan lebih peka terhadap hak-hak mereka, pengusaha selalu berusaha meningkatkan kesejahteraan pekerjanya, dan pemerintah harus segera membuat regulasi yang jelas untuk pekerja paruh waktu.

Kata Kunci : Motivasi Kerja


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.