Laporkan Masalah

Korban kejahatan dengan senjata api di bagian ilmu kedokteran forensik FK. UNSRI / RSMH Palembang tahun 1996-2001

WIDJAJA, Junus, dr. IBG. Surya Putra Pidada, SpF

2003 | Tesis | PPDS I Ilmu Kedokteran Forensik

Salah satu daerah di Rabupaten Propinsi di Sumatera Selalan yailu darah Ogan Komering Ilir dan sekitamya dikenal masyarakat disilu mempunyai keierampilan membuai senjaia api Walaupun masih sedcrhana dan kasar tetapi bersifal fatal bila digunakan unluk lindakan kriminal. dan terlihat angka kejahatan tersebut menunjukkan peningkatan. Tujuan penelitian ini agar dapat menambah pengetahuan dibidang kejahatan senjata api ini dan dapat memberikan masukkan kepada pcnyidik dalam rangka menurunkan bahkan menghiiangkan jenis kejahatan ini khususnya dan kejahatan yang lain pada umumnya. Metodologi yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah bersifat deskripiif analitik, data diambil dari Bagian Ilmu Kedokleran Forensik FK. Unsri / RSMH Paiembang tahun 1996 - 2001. Hasil penelitian didapat bahwa angka kejahatan dengan senjata api sebesarS.Ol %, korbanakibat kejahatan ini seluruhnya adalah laki-laki ( 100 % ) , kelompok umur terbanyak pada kelompok 20 - 29 tahun sebanyak 14 kasus ( 46.66 % ), daerah tempat kejadian perkara terbanyak adalah Paiembang sebanyak 13 kasus { 43.33 % ), yang dilakukan pemeriksaan luar dan dalam sebanyak 11 kasus ( 36.7 % ), lokasi penembakkan terbanyak pada daerah dada sebanyak 10 kasus ( 33.33 % ). Kesimpulan dari penelitian ini angka kejahatan dengan senjata api di Paiembang sebesar 3.01 %, kelompok umur terbesar adalah 20 - 29 tahun , semua korban adalah laki-laki, lokasi luka tembak terbanyak pada dada dan masih banyak keluarga yang menolak untuk pemeriksaan dalam.Pemakaian senjata api yang tidak standard akan menyulitkan dalam melakukan identifikasi senjata api.

Some of the people in rural area of South Sumatera Province skilled in firearm manufacture, although still roughly and non standardized but it is fatal to human especially when this weapons are used for criminal purpose. Incidence of this kind or criminal show a tendensious elevated each year The obyective of this research are to improve our knowledge and skill in dealing with this kind of crime also as an input parameter for crime investigator or police to take further action to reduce or finally to eliminate this kind of crime. Metology used in this research is descriptive retrospective, data was taken from Department of Forensic Medicine , Medical Faculty of Sriwijaya University / Dr. Mohammad Hoesin Hospital Palembang periode 1996 - 2001. Result of this reserach are incidence of firearms shooting is 3.01 % , victims are male ( 100 % ), 14 cases are in the group age of 20 - 29 ( 46.66 % ), the scene of crime took place in Palembang for 13 cases ( 43.33 % ), autopsy performed for 11 cases ( 36.7 % ), most of shooting target was in chest area for 10 cases( 3 3.33 % ). Conclusion of this research are incidence rate 3.01 %, most happen at the age group of 20 - 29 ,all victims are male, shooting location mostly at chest area, and most of the victim's relative are refuse for autopsy prosedure. As a Forensic doctor to assist the police in order to identified the firearms weapon used in the criminal act, will be difficult because of the usage of unstandardized weapons.

Kata Kunci : Kedokteran Forensik,Korban Kejahatan,Senjata Api

  1. S2_PAS_2003_Junus_Widjaja_Abstract.pdf  
  2. S2_PAS_2003_Junus_Widjaja_Bibliography.pdf  
  3. S2_PAS_2003_Junus_Widjaja_Table_of_Content.pdf  
  4. S2_PAS_2003_Junus_Widjaja_Title.pdf