Supervisi Sekolah Dasar Oleh Pengawas Sekolah di UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan Susukan Kabupaten Semarang
KHADAFI, Dharmawan, I Made Krisnajaya
2013 | Skripsi | Manajemen dan Kebijakan Publik (dh. Ilmu Administrasi Negara)Kesimpulan Supervisi pendidikan pada sekolah dasar oleh pengawas sekolah di UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan Susukan Kabupaten Semarang, pada umumnya telah berjalan dengan baik dan telah dapat memberikan dampak atau manfaat secara langsung kepada sekolah dasar yang disupervisi. Hal ini dapat terlihat dari urutan proses atau langkah-langkah pelaksanaan supervisi pendidikan di sekolah yang disupervisi pada UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan Susukan Kabupaten Semarang telah dilakukan dengan baik. Pertama, tahap perencanaan dengan menyusun program pengawasan serta menyiapkan instrument penilaian. Kedua, tahap pelaksanaan yakni pemberitahuan dahulu bila berkunjung lewat kepala sekolah, berkunjung didasarkan pada jadwal mengajar guru ataupun tanpa pemberitahuan terhadap guru yang dikunjungi sehingga pengawas dapat melihat keorisinilan proses belajar mengajar di kelas, pelaksanaan kunjungan didasarkan atas adanya SPD, dan melakukan pemeriksaan pada administrasi KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) serta melakukan pengawasan penerimaan peserta didik baru, pengawasn pengelolaan administrasi sekolah, pengawasan pelaksanaan delapan standar nasional pendidikan, pengawasan lingkungan sekolah, pengawasan UTS, UAS, dan UKK, pengawasan kegitan ekstrakulikuler, pengawasn ujian nasional dan ujian sekolah, pengawasan sarana dan prasarana. Ketiga, evaluasi, penilaian, dan pembuatan laporan Kepengawasan. Teknik atau metode yang digunakan oleh Pengawas sekolah dalam supervisi pendidikan di UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan Susukan Kabupaten Semarang dalam melakukan supervisi adalah teknik langsung yakni secara langsung melakukan pemeriksaan terhadap guru di kelas baik secara kelompok atau secara individu sedangkan teknik tidak langsung dilakukan dengan cara mengumpulkan semua perangkat KBM untuk kemudian diperiksa dan dibenahi apabila ada kesalahan maupun kekurangan. Pelaksanaan supervisi bidang pendidikan di Kecamatan Susukan juga tidak terlepas dari beberapa hal yang menghambat seperti: 1) Hambatan Sumber Daya Manusia (SDM), 2) Hambatan sarana yang diberikan kepada Pengawas, 3) Hambatan inventarisasi data yang belum menggambarkan kondisi yang sebenarnya, 4) Hambatan dari Kepala Sekolah dan Guru yang disupervisi.
Kata Kunci : Pendidikan