Anak Muda dan Perubahan Gaya Hidup (Studi Etnografi Konstruksi Gaya Hidup Anak Muda Indie Kota Yogyakarta)
MAHENDRA, Bram, Derajad S. Widhyarto
2012 | Skripsi | SosiologiAnak muda indie dari awal historisnya berasal dari akar anak muda Inggris yang suka dengan sub kultur indie. Artinya mereka memiliki gaya hidup yang khas untuk anak muda seumurannya. Sehingga peran dari merk akan ikut membentuk dalam proses konstruksi gaya hidup anak muda indie. Secara merk telah menjadi produk dalam aktivitas acara indie dan citra dari merk memberi dampak terhadap anak muda indie yang suka dengan band-band yang telah di support oleh merk tersebut. Penelitian ini menggunakan metode etnografi dengan melakukan wawancara dan pengamatan secara terlibat dengan anak muda indie Kota Yogyakarta. Anak muda indie merupakan bagian dari anak muda secara umumnya. Namun mereka memiliki gaya hidup yang beda dengan anak muda biasanya. Anak muda indie memiliki gaya hidup positif dan negatif. Gaya hidup negatif dari anak muda indie seperti rusuh disaat pertunjukan, melakukan vandalisme, kemudian dekat dengan drugs, alkohol, free sex, dan rokok. Kemudian gaya hidup positif dari anak muda indie yaitu seperti dari Straight Edge dan Vegan. Mereka memiliki gaya hidup positif seperti menolak untuk drugs, alkohol, rokok, dan free sex. Jika penganut Vegan lebih condong untuk vegetarian dan melindungi makhluk hidup daripada hanya sebagai vegetarian saja. Kemudian dialektika dari merk dan gaya hidup tersebut terkorelasi dalam konstruksi gaya hidup anak muda indie. Gaya hidup anak muda indie tersebut dapat terkonstruksi melalui berbagai macam media. Baik dari media luar negeri maupun dari webzine yang memberikan pengaruh dari gaya hidup anak muda indie Kota Yogyakarta. Bahkan berbagai merk luar yang mudah untuk didapatkan di berbagai distro. Pengaruh anak muda indie Barat begitu mendominasi anak muda indie Kota Yogyakarta baik dari merk dan gaya hidup anak muda indie barat yang ikut berperan terhadap konstruksi gaya hidup anak muda indie Kota Yogyakarta. Sehingga dominasi tersebut memungkinkan untuk membentuk konstruksi gaya hidup anak muda indie Kota Yogyakarta. Kata Kunci : Anak muda indie, merk, gaya hidup.
Kata Kunci : Gaya Hidup