Waria Dalam Pekerjaan Formal Studi Kasus Waria Yang Bekerja di Sektor Formal
ADI, Hanindya Prastawa , Muhadjir Darwin
2012 | Skripsi | Manajemen dan Kebijakan Publik (dh. Ilmu Administrasi Negara)Waria secara fisik adalah laki-laki dan secara psikologis adalah perempuan merupakan kelompok minoritas yang ada dalam masyarakat. Kelompok minoritas ini terpinggirkan karena status mereka belum diakui. Saat ini profesi waria sebagian besar adalah pengamen, pekerja seks komersil. Waria masih bertahan sampai saat ini dengan segala pandangan negatif yang melekat pada diri mereka. Di tengah masyarakat yang memandang negatif, mereka mencoba untuk mendapatkan hak-hak mereka sebagai warga negara Indonesia. Hak itu adalah untuk mendapatkan pekerjaan yang layak. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan fenomena waria yang sukses di sektor formal. Pada penelitian ini pertanyaan utama adalah bagaimana permasalahan keadilan terhadap waria yang menyangkut hak untuk mendapatkan pekerjaan yang layak? Teori yang mendasari penelitian ini adalah teori keadilan oleh John Rawls dimana keadilan sebagai fairness memandang berbagai pihak dalam situasi awal sebagai rasional dan sama-sama netral. Selanjutnya, suskes disini berarti waria tersebut pernah ataupun masih bekerja di suatu tempat pekerjaan baik itu dari sektor pemerintah maupun dari sektor swasta. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini mengambil kasus waria yang mampu memasuki sektor formal. Peneliti dan waria berinterasi secara langsung sehingga di dalam penelitian ini memuat pernyataan-pernyataan waria sebagai key informan. Temuan penelitian menunjukkan hanya beberapa saja yang mampu memasuki sektor formal. Waria tidak bisa memasuki sektor formal dikarenakan masalah berpakaian mereka. Adapun waria yang mempertahankan cara berpakaian seperti perempuan, namun pada akhirnya keluar karena besarnya tekanan yang diterimanya dari rekan kerjanya. Adanya UUD 1945 dan Undang-Undang yang telah disahkan belum cukup membuat sebuah keadilan bagi kaum waria, Karena sampai saat ini mereka masih menerima diskriminasi dari cara berpakaian. Karena itu saran yang paling pokok adalah mengadakan evaluasi terhadap kebijakan yang ada karena kebijakan yang ada belum cukup memberikan rasa adil bagi seluruh masyarakat, terutama bagi mereka kaum minoritas. Kata kunci: Waria, Sektor Formal, Sukses
Kata Kunci : Waria