Peran Media Massa dalam Politik Australia: Studi Kasus Menurunnya Popularitas Kevin Rudd pada Tahun 2010
AYUNINGTYAS, Melati Dewi, Dafri Agussalim
2012 | Skripsi | Ilmu Hubungan InternasionalPada tahun 2007 Kevin Rudd terpilih sebagai Perdana Menteri yang diusung oleh Partai Buruh. Kemenangan Kevin Rudd menjadi fenomenal karena berhasil mengalahkan lawannya yang telah berkuasa selama sebelas tahun. Kevin Rudd yang muncul sebagai pemimpin Partai Buruh berhasil memikat masyarakat Australia dengan citra positif yang diberitakan media. The ABC yang merupakan media pemerintah mengungkapkan bahwa sosok Kevin Rudd merupakan sosok yang ‘lebih disukai’. Tingkat popularitasnya sebagai pemimpin Partai Buruh jauh melebihi tingkat popularitas Howard atas Paul Keating (saat menjadi PM) sepanjang 1995/1996. Perubahan terjadi pada tahun ketiga masa kepemimpinan Kevin Rudd, media berbalik memberitakan isu – isu sensitif mengenai hal yang menjatuhkan kepemimpinan Kevin Rudd. Kepemimpinan Rudd mulai diragukan dan media mengadakan poling mengenai tingkat popularitas atau tingkat kepuasan masyarakat terhadap Kevin Rudd, dan menunjukkan penurunan yang sangat drastis. The ABC juga ikut memberitakan kegagalan Kevin Rudd. Kebijakan yang kontroversial seperti penangguhan skema perdagangan emisi karbon menjadikan masyarakat tidak percaya pada kepemimpinan Rudd, hal ini dikarenakan kebijakan ini merupakan janji Rudd pada masa kampanye. Kebijakan kenaikan pajak industri pertambangan juga menjadi isu yang menyebabkan popularitas Rudd menurun. Kedua isu ini dijadikan senjata oleh media untuk memunculkan berita-berita mengenai Rudd. Media juga dimanfaatkan pihak tertentu untuk memperoleh kepentingannya, seperti pemilik saham media Sidney Morning Herald yang memiliki perusahaan tambang, menggunakan media SHM untuk berseru menentang kebijakan Rudd, dan terus menyerang Rudd. Kata Kunci : Media massa, peran media, kepentingan media, pemanfaatan media
Kata Kunci : Media Masa