Laporkan Masalah

Makna Bersepeda Bagi Komunitas B2WJ, Studi Mengenai Gerakan Bersepeda Untuk Menumbuhkan Kembali Kesadaran Masyarakat Yogyakarta Tentang Pentingnya Bersepeda.

Mochammad Yasin M., Ari Sujito

2012 | Skripsi | Sosiologi

Naiknya tren bersepeda pada tahun 2010 lalu berdampak pada tumbuh suburnya komunitas-komunitas sepeda di Indonesia, tidak terkecuali wilayah Yogyakarta. Menurut data pada tahun tersebut terdapat 140 komunitas sepeda yang mewarnai kota Yogyakarta. Dari banyaknya komunitas yang ada ini, terdapat salah satu komunitas yang dapat dikatakan menjadi sebuah pionir dari lahirnya berbagai komunitas sepeda lainnya. B2W chapter Jogja adalah nama resmi dari komunitas ini. B2W chapter Jogja (B2WJ) dideklarasikan pada tanggal 28 Februari 2007. Selama perjalanannya tiga tahun tersebut, dari awalnya menjadi satu-satunya komunitas pesepeda hingga akhirnya dapat mengilhami terbentuknya sejumlah komunitas sepeda yang ada di Yogyakarta, menjadi hal yang menarik karena komunitas ini mengingatkan akan hadirnya komunitas sepeda Fiestersbond di Amsterdam empat dekade silam. Fiestersbond menjadi salah satu gerakan sosial di Belanda yang sukses, karena pada akhirnya dapat menjadikan Belanda sebagai negara terbesar pengguna sepeda. Melalui latar belakang tersebut, peneliti kemudian ingin mengetahui sejauh mana B2WJ mampu menjadi salah satu gerakan sosial bersepeda di Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Lokasi penelitian yang diambil ialah Kota Yogyakarta dengan melibatkan informan sebanyak 5 orang anggota B2WJ, dimana terbagi berdasarkan latar belakang ekonomi masing-masing yakni kelas atas, menengah dan bawah. Berdasarkan hasil penelitian, antara B2WJ dengan Fiestersbond sudah memiliki kesamaan. Mereka sama-sama ingin menuntut haknya sebagai pesepeda. Dari beberapa informan yang dapat ditemui kemarin juga mengungkapkan keinginan yang tinggi untuk dapat menjadikan sepeda sebagai alat transportasi utama di Yogyakarta. Karena bagi mereka bersepeda dapat membuat diri dan lingkungan menjadi lebih sehat. Bagi mereka bersepeda bukanlah sebuah paksaan karena tidak memiliki pilihan alat transportasi lain, namun bersepeda sudah menjadi sebuah kebutuhan yang harus mereka lakukan setiap hari. Berbagai manfaat yang didapat dari bersepeda kemudian membuat mereka dan B2WJ ingin men-sharing-nya kepada masyarakat Yogyakarta. B2WJ ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat Yogyakarta akan pentingnya bersepeda. Kurang optimalnya dukungan dari pihak pemerintah kota Yogyakarta, seakan membuat gerakan bersepeda yang didengungkan B2WJ hanya tersegmen pada orang-orang yang memiliki kesadaran tinggi akan gaya hidup sehat. Sehingga untuk dapat dikatakan sebagai sebuah gerakan sosial bersepeda seperti halnya Fiestersbond, B2WJ masih perlu melakukan banyak perjuangan. Antara lain adalah untuk melobi pemerintah agar lebih optimal dalam mendukung gerakan bersepeda. Kata kunci: Bersepeda, B2WJ, dan Gerakan bersepeda.

Kata Kunci : Komunitas


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.