Kebijakan Terhadap Near Abroad di Era Pemerintahan Vladimir Putin Tahun 2000-2008
KARTIKA, Yurianti Dian, Budi Winarno
2012 | Skripsi | Ilmu Hubungan InternasionalPasca runtuhnya Uni Soviet, Rusia dianggap sebagai salah satu pecahan Uni Soviet yang terbesar dan mewarisi kejayaan republik tersebut. Hal ini menimbulkan keyakinan yang kuat pada masyarakat Rusia bahwa negara mereka adalah negara yang besar yang ditakdirkan untuk menjadi pemimpin dan memiliki peran yang penting dalam politik internasional. Namun, akibatnya adalah negara tetangga Rusia merasa terancam dan mencoba menjalin hubungan yang dekat dengan Barat. Hal ini membuat Putin merasa resah akan keamanan nasional negaranya. Putin patut merasa khawatir akan keamanan nasional negaranya diakibatkan letak Rusia yang dikelilingi oleh ke-14 negara tetangganya, yang dikenal dengan istilah near abroad. Akibatnya, Putin memikirkan strategi geopolitik yang tepat untuk mengurangi pengaruh Barat di kawasan tersebut dan mencoba membuka hubungan yang baik dengan negara tetangganya agar menguntugkan bagi Rusia. Kata kunci: Uni Soviet, Rusia, Keamanan Nasional, Putin, Near Abroad, Geopolitik
Kata Kunci : Kebijakan Rusia