Laporkan Masalah

Institusionalisasi Program Corporate Social Responsibility Studi Tentang Pengembangan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) An Nur dalam Program Community Development PT Pertamina Geothermal Energy

RAHMADI, Adi , Djoko Suseno

2012 | Skripsi | Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (dh. Ilmu Sosiatri)

Munculnya isu pemanfaatan sumber energi yang dapat diperbarui mendorong eksistensi perusahaan geothermal di Indonesia. Salah satunya adalah PT. Pertamina Geothermal Energy Area Kamojang. Di sisi lain, konsep CSR (Corporate Social Responsibility) yang berkembang di dunia Internasional sejak tahun 1950 mendorong pemerintah untuk mengeluarkan regulasi mengenai kegiatan tanggung jawab sosial yang kemudian di susun dalam Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 dan Peraturan Pemerintah No. 47 Tahun 2012. Regulasi tersebut menyebutkan bahwa perusahaan yang mengembangkan usahanya dalam bidang pemanfaatan sumber daya alam wajib melaksanakan kegiatan CSR (Corporate Social Responsibility), termasuk PT Pertamina Geothermal Energy Area Kamojang yang notabene mengembangkan usaha pemanfaatan energi panas bumi. Pemerintah juga mengembangkan model penilaitan kinerja kegiatan CSR (Corporate Social Responsibility) melalui PROPER (Program Penilaian Kinerja Perusahaan) dimana PT Pertamina Geothermal Energy mendapatkan peringkat emas (tertinggi) dengan program Community Development unggulan pengembangan PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) An Nur. Artinya manajemen dan program pengembangan mampu melampaui standar yang dittapkan. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahuai bagaimana manajemen pengelolaan kegiatan Community Development dan model pengembangan PKBM An Nur yang notabene adalah sebuah institusi lokal Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 26 orang yang terdiri dari manajemen pegelola kegiatan Community Development PT Pertamina Geothermal Energy Area Kamojang dan masyarakat yang berkegiatan di PKBM An Nur, baik guru pengurus sekolah, murid, alumni dan anggota masyarakat terkait lainnya. Hasil penilitian ini menunjukkan bahwa manajemen PT Pertamina Geothermal energy Area Kamojang pada level perencanaan program Community Development perlu ditingkatkan beberapa aspek terkait prinsip pemberdayaan dan partisipasi masyarakat. Kurang meratanya kegiatan social mapping di wilayah sasaran kegiatan Community Development juga menjadi salah satu kondisi yang perlu diperhatikan. Secara umum mekanisme perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan program memerlukan pengembangan lebih lanjut agar mampu memnuhi prinsipprinsip pemberdayaan masyarakat yang baik. Pada skema pengembangan institusi lokal, model asistensi menjadi ideal karena PKBM An Nur mampu mengembangkan survival strategy secara mandiri. Namun demikian, program Community Development juga perlu meningkatkan kapasitas manajemen internal PKBM An Nur, baik dari segi pengembangan kapasitas manusia, kapasitas institusi, dan pengembangan jaringan institusi. PKBM An Nur sendiri dapat mampu mengembangkan skema pemberdayaan masyarakat. Kata Kunci: Corporate Social Responsobility, Institusi, Perusahaa

Kata Kunci : CSR


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.