Pemberdayaan Masyarakat Miskin Melalui Daur Ulang Kotoran Sapi Menjadi Energi Biogas Oleh LSM Komite Desa Kota / KDK (Penelitian Di Dusun Caben, Sumbermulyo, Bambanglipuro, Bantul)
PUTRO, Saka Prayitno , Danang Arif Darmawan
2012 | Skripsi | Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (dh. Ilmu Sosiatri)Permasalahan mendasar bagi pembangunan Kabupaten Bantul adalah tingginya angka kemiskinan, pengangguran dan lemahnya posisi masyarakat kecil, termasuk di dalamnya adalah Dusun Caben yang menjadi lingkup wilayah Kabupaten Bantul. Dibutuhkan kerjasama semua pihak agar dapat menyelesaikan segala permasalahan yang mendera. Salah satu contohnya adalah masuknya Yayasan Komite Desa Kota ke Dusun Caben untuk melakukan kegiatan Pemberdayaan Masyarakat dengan salah satu programnya adalah energi alternatif dengan energi biogas. Perencanaan dan persiapan sudah dimulai sejak 2007. Akan tetapi yayasan tersebut baru masuk pada tahun 2008 dan berjalan selama 1 tahun hingga tahun 2009 kemudian dilanjutkan dengan program pendampingan formal hingga tahun 2010. Meski begitu pendampingan berkala masih tetap dilaksanakan hingga tahun 2011. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis. Data yang digunakan adalah data sekunder dan data primer. Data sekunder didapat dari studi kepustakaan, berbagai literatur buku, data monografi dan data yang didapat dari internet. Data primer didapat dari observasi, wawancara mendalam serta dokumentasi langsung. Pemberdayaan masyarakat yang dilakukan Yayasan Komite Desa Kota di Dusun Caben meliputi persiapan dan pemungkinan dari masyarakat sekitar, penguatan sistem, perlindungan pemberdayaan dengan mekanisme kebersamaan dan kekeluargaan dari masyarakat, penyokongan serta pemeliharaan dan pemberdayaan yang pada akhirnya mampu mewujudkan masyarakat yang memiliki posisi tawar yang tinggi dan mandiri. Program ini mencoba untuk merubah pola partisipasi warga, yang semula sangat apatis kemudian menjadi cukup aktif. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa sebenarnya warga di Dusun Caben memiliki keinginan untuk dapat hidup dengan lebih baik, bermodal kekuatan sosial dan kekerabatan sosial serta bantuan sapi dari pemerintah maka program ini dapat dilaksanakan. Pada akhirnya program inipun semakin kuat dengan dibentuknya kelompok pembuat sale pisang yg semakin membuat masyarakat semakin produktif. Selain itu lewat program berbasis energi biogas ini masyarakat menjadi semakin baik tingkat ekonomi dan pendapatannya, meningkatkan kualitas hidup warga miskin disana, meningkatkan kemampuan warga dalam berorganisasi dan berwirausaha. Diperlukan program lanjutan yang secepatnya ditindak lanjuti oleh pemerintah setempat. Pemahaman secara parsial dari sebagian masyarakat membuat program ini tidak berjalan secara maksimal, meskipun secara garis besar program ini dapat dikatakan berhasil. Kurangnya perhatian dari Pemerintah tingkat Kecamatan ataupun Pemerintah Bantul membuat program-program serupa kadang terkendala di kemudian hari. Harapannya, dengan adanya program pemberdayaan masyarakat yang semakin baik dan luas, posisi dan keadaan sosial ekonomi masyarakat miskin khsusunya semakin berdaya dan semakin baik. Kata kunci : Pemberdayaan Masyarakat, Kemiskinan, Pembangunan Sosial
Kata Kunci : Pemberdayaan Masyarakat