Laporkan Masalah

Kampanye Komunikasi Publik BKKBN Studi Kasus Kampanye “GENRE (Generasi Berencana)” dalam Meningkatkan Kesadaran Akan Penyiapan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja

SETAPAN, Pardika Dewi Retno, I Gusti Ngurah putra

2012 | Skripsi | Ilmu Komunikasi

Jika membicarakan masalah ledakan penduduk serta perencanaan akan keluarga berencana di negara Indonesia, maka tidaklah terlepas dari peranan sebuah badan pemerintah yakni Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Salah satu upaya dalam menangani masalah ledakan penduduk adalah dengan menggarap sektor generasi muda dengan membentuk suatu program penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja. Melalui program tersebut remaja diarahkan untuk dapat lebih fokus terhadap upaya pencapaian prestasi akademiknya serta mengimplementasikan gaya hidup sehat. Sehingga dengan begitu remaja dapat mempersiapkan jenjang kehidupan berikutnya yaitu berkeluarga. Untuk itulah BKKBN menggarap sektor generasi muda dengan menyelenggarakan kampanye komunikasi publik yang bertajuk Generasi Berencana atau yang disingkat dengan Genre. Tujuan dari kampanye Genre ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku remaja tentang hidup sehat dan berakhlak dalam rangka mewujudkan Generasi Berencana sehingga diharapkan para remaja mampu melangsungkan jenjang-jenjang pendidikan secara terencana, berkarir dalam pekerjaan secara terencana, dan menikah dengan penuh perencanaan sesuai siklus kesehatan reproduksi. Dari Kampanye Genre ini, remaja dibekali berbagai macam hal, seperti cara mengatur kapan mereka akan menikah, kapan akan punya anak, dan mengatur jarak kelahirannya. Hal tersebut dimaksudkan agar generasi muda dapat menyiapkan kehidupan keluarganya secara matang sehingga dapat mewujudkan keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus deskriptif. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas dari kampanye komunikasi publik BKKBN berskala nasional yaitu kampanye Genre (Generasi Berencana) untuk meningkatkan kesadaran akan penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja. Penelitian ini juga dilakukan untuk mengetahui dan mendeskripsikan tahapan-tahapan kampanye dengan menggunakan sistem model perencanaan kampanye komunikasi Robert E. Simmons, pelaksanaan kampanye menurut Antar Venus, dan evaluasi kampanye menurut Ostergaard. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masih terdapat kekurangan dalam melakukan perencanaan kampanye Genre. Seperti penentuan masalah yang kurang spesifik, publik sasaran yang tidak tersegmentasi, objektif kampanye yang tidak spesifik, pesan kampanye yang tidak fokus, serta pemilihan media berkampanye yang tidak didasarkan pada perilaku bermedia (media habit) dari publik sasaran, sehingga terjadi pembengkakan anggaran khususnya pada aspek belanja iklan. Untuk itu, saran yang dapat diberikan bagi BKKBN adalah agar melakukan perencanaan kampanye dengan lebih matang, melakukan penelitian formal secara khusus sebelum penyelenggaraan kampanye sehingga data-data dan informasi yang didapatkan untuk penentuan masalah lebih akurat, sehingga dapat membantu untuk menentukan objektif dan publik sasaran secara lebih spesifik. Selain itu, memilih media berkampanye dengan menggunakan media habit akan membantu untuk menyampaikan pesan-pesan kampanye secara lebih efektif dan efisien serta tepat sasaran. Sehingga akan diperoleh hasil dari kampanye yang lebih maksimal.

Kata Kunci : Kependudukan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.