Partisipasi Kelompok Tani Hutan Dalam Program Hutan kemasyarakatan (Studi Pada Kelompok Tani Hutan Tani Manunggal dan Sumber Wanajati III, Playen, Gunung Kidul)
PUTRI, Dyah Puspita Nugraha, Ambar Teguh Sulistiyani
2012 | Skripsi | Manajemen dan Kebijakan Publik (dh. Ilmu Administrasi Negara)Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi kehutanan Indonesia yang semakin lama semakin memburuk akibat deforestasi. Untuk itu pemerintah mengubah paradigma pembangunan yang semula bersifat top-down menjadi bottom-up. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat partisipasi masyarakat atau kelompok tani hutan dalam program pengelolaan hutan yang bersifat pemberdayaan masyarakat yaitu program Hutan Kemasyarakatan. selain itu, penelitian ini juga menganalisis faktor-faktor apa yang mempengaruhi tingkat partisipasi tersebut. Fokus penelitian ini adalah daerah Gunung Kidul yang merupakan daerah dengan wilayah hutan terluas di Yogyakarta, dan sebagian besar penduduknya masih dikategorikan belum sejahtera. Teori yang digunakan dalam penelitian ini merupakan teori partisipasi Arnstein yang dikenal sebagai “tangga partisipasi”. Tangga partisipasi membagi tingkat partisipasi kedalam 3 tingkatan, yaitu partisipasi penuh, partisipasi simbolik, dan non-partisipatif. Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat partisipasi meliputi motivasi serta desain program dari pemerintah. Landasan teori tentang faktor yang mempengaruhi tingkat partisipasi dikembangkan sesuai kondisi masyarakat selama penelitian. Dua kelompok tani hutan yaitu KTH Tani Manunggal dan KTH Sumber Wanajati III menjadi objek yang akan dibandingkan tingkat partisipasinya. Peneliti melakukan perbandingan terhadap dua kelompok mengenai kegiatan yang dilakukan mulai dari tahap perencanaan hingga tahap monitoring dan evaluasi. Setelah mengetahui tingkat partisipasi dari kedua kelompok, peneliti melakukan analisis mengenai faktor apa saja yang mempengaruhinya. Dari penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani hutan di Kecamatan Playen Kabupaten Gunung Kidul merupakan partisipasi simbolik atau tokenism. Sebagian besar keputusan masih berada di tangan pemerintah. Masyarakat telah mampu berpartisipasi namun hanya pada fase-fase tertentu, terutama fase pelaksanaan. Fase perencanaan dan monitoring evaluasi masih dikontrol oleh pemerintah. Perbedaan karakter antar kelompok merupakan faktor yang muncul setelah penelitian dilakukan. Perbedaan karakter kelompok serta desain program sangat mempengaruhi tingkat partisipasi kelompok tani hutan dalam program Hutan Kemasyarakatan. Motivasi masyarakat yang sebelumnya dijelaskan sebagai landasan teori tidak terlalu berpengaruh terhadap tingkat partisipasi karena rata-rata motivasi masyarakat tinggi. Kata kunci : tingkat partisipasi masyarakat, pengelolaan hutan berbasis masyarakat
Kata Kunci : Pemberdayaan Masyarakat; Tani Hutan