Studi Kasus Manajemen Event Jogja Java Carnival sebagai Bentuk Komunikasi Pemasaran Pariwisata Kota Yogyakarta
PERMATASARI, Karima Ayu, Pulung Setiosuci Perbawani
2012 | Skripsi | Ilmu KomunikasiUntuk meningkatkan jumlah wisatawan pengunjung serta meneguhkan citra merupakan impian dan tujuan dari setiap kegiatan komunikasi pemasaran yang dilakukan suatu kota atau daerah. Selain itu, kegiatan komunikasi pemasaran pada sektor pariwisata tentunya diharapkan berimbas pada peningkatan pendapatan daerah. Untuk mendukung kelancaran kegiatan komunikasi pemasaran, dibutuhkan adanya manajemen komunikasi pemasaran yang akan membantu menyediakan arah yang jelas bagi kegiatan komunikasi pemasaran tersebut dan memungkinkan kegiatan komunikasi pemasaran berjalan sesuai dengan rencana dalam pencapaian tujuan jangka panjangnya. Event sebagai bentuk komunikasi pemasaran tengah menjadi sorotan hangat di sektor pariwisata. Event dinilai sebagai bentuk komunikasi pemasaran yang lebih efektif dan efisien dalam upaya pengembangan sektor pariwisata jika dibandingkan dengan kegiatan periklanan, karena dapat lebih mengikat khalayak secara emosional. Maraknya event pariwisata menunjukkan tingginya persaingan dalam pengembangan sektor pariwisata di berbagai kota atau daerah. Sebagai salah satu bentuk komunikasi pemasaran, maka dibutuhkan adanya manajemen event sebagai penerapan dari manajemen komunikasi pemasaran. Manajemen event sangat berpengaruh pada kesuksesan event dan pencapaian tujuan event tersebut. Penelitian ini berkonsentrasi pada manajemen event Jogja Java Carnival sebagai bentuk komunikasi pemasaran pariwisata Kota Yogyakarta. Event ini merupakan event pariwisata pertama di Indonesia yang dilakukan pada malam hari. Event internasional tahunan terbesar di Kota Yogyakarta ini diharapkan mampu menjadi ikon event pariwisata yang memberikan sentuhan baru bagi pengembangan pariwisata Kota Yogyakarta dan meneguhkan citra Kota Yogyakarta sebagai kota multikultural. Manajemen event yang diteliti terbagi ke dalam empat fase, yaitu fase pengembangan, fase perencanaan operasional, fase pelaksanaan atau implementasi, dan fase evaluasi. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dan metode studi kasus. Sumber data terbagi menjadi dua, yaitu data primer berupa observasi, wawancara, dan studi pustaka, kemudian data sekunder yang didapatkan melalui studi literatur, majalah, dan internet. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sistem manajerial suatu event pariwisata berbanding lurus pada kontribusi yang dihasilkan sebagai bentuk komunikasi pemasaran pariwisata. Sistem manajerial yang dijalankan dalam manajemen event Jogja Java Carnival belum tertata rapi, sehingga berimbas pada tidak optimalnya kontribusi yang diberikan event tersebut sebagai bentuk komunikasi pemasaran pariwisata Kota Yogyakarta. Keberadaan event Jogja Java Carnival tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pengembangan sektor pariwisata Kota Yogyakarta. Kata kunci: komunikasi pemasaran pariwisata, event sebagai bentuk komunikasi pemasaran pariwisata, manajemen komunikasi pemasaran, manajemen event.
Kata Kunci : Komunikasi Pemasaran