Komunikas Pemasaran Pariwisata Untuk Produk Baru (Studi Kasus Deskripstif Komunikasi Pemasaran Wista MINAT KHUSUS VOLCANO TOUR YANG DILAKUKAN OLEH DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA SLEMAN, YOGYAKARTA)
PRAYOGA, Ardy Wisnu, Pulung Setiosuci Perbawani
2012 | Skripsi | Ilmu KomunikasiPada dasarnya “peristiwa mengerikan” sekalipun dapat dikemas, dibuat menarik, bermanfaat, dan laku dijual. Ini sama sekali bukan dimaksudkan untuk mengeksploitasi peristiwa yang menelan banyak korban itu demi meraih keuntungan semata. Betapa pun, warga atau korban harus diajak bicara. Bukan sekadar untuk permisi, melainkan bagaimana membuatnya untuk ikut diuntungkan. Wisata minat khusus Volcano Tour merupakan objek pariwisata baru yang terbentuk dari bencana Erupsi Merapi 2010. Pengelolaan wisata ini dilakukan dari inisiatif warga sekitar. Potensi yang dilihat dari kunjungan wisatawan yang tinggi menjadi daya tarik penelitian ini. Keberadaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sleman, Yogyakarta sebagai Official Tourism Organization memiliki peran dan tanggung jawab untuk mempromosikan objek wisata yang ada di daerahnya, termasuk Volcano Tour. Promosi merupakan salah satu bauran pemasaran yang penting untuk pengembangan suatu objek pariwisata dalam hal menginformasikan dan menarik minat pengunjung untuk berwisata. Wisata minat khusus merupakan kategori wisata yang tidak biasa, oleh karena itu butuh aktifitas promosi yang sesuai. Pengembangan komunikasi pemasaran yang efektif terbagi menjadi tiga aktivitas utama yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Dalam perencanaan akan dilakukan identifikasi audiens sasaran, tujuan komunikasi, merancang pesan, memilih saluran, dan menyusun anggaran. Selanjutnya, dalam tahap implementasi, ada pemetaan bauran komunikasi pemasaran. Kemudian yang terakhir adalah evaluasi, yaitu mengukur hasil komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana komunikasi pemasaran produk pariwisata baru Volcano Tour yang dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sleman, Yogyakarta . Diteliti dengan metode studi kasus deskriptif yang melibatkan berbagai jenis data mulai dari wawancara, dokumentasi, observasi langsung, dan sebagainya.
Kata Kunci : Komunikasi Pemasaran