Laporkan Masalah

MAKNA BELANJA ONLINE BAGI MAHASISWA DALAM FENOMENA ONLINE SHOP (Studi pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta)

MAHASARI, Kurnia wati, Agnes Surnatiningsih

2012 | Skripsi | Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (dh. Ilmu Sosiatri)

Maraknya internet di era modern ini, menjadikan seluruh masyarakat bergantung pada internet. Kebutuhan masyarakat terhadap informasi dan pengetahuan, terutama bagi mahasiswa menjadikan internet sebagai ketergantungan. Kondisi ini dirasakan sebagai sebuah masalah yang mendominasi gaya hidup mahasiswa. Dengan mengandalkan uang dari pemberian orangtua serta tuntutan sebuah eksistensi diri, memaksa mereka untuk mengikuti gaya hidup yang hedonis. Mereka secara tidak langsung dituntut untuk peka terhadap berbagai hal yang sedang happening, termasuk perkembangan teknologi, online shop. Selain sebagai sarana informasi seiring berkembangnya internet mampu menghadirkan wadah untuk memenuhi kebutuhan fungsional. Online shop merupakan salah satu media belanja yang baru dalam perkembangan teknologi yang serba canggih yang lebih diminati oleh para mahasiswa. Online shop dirasa memberikan kemudahan bagi para mahasiswa yang mengaksesnya. Perilaku belanja online shop yang dilakukan oleh mahasiswa memprihatikan ketika mereka menjadikan media ini sebuah salah satu cara menunjukan eksistensi diri. Perilaku yang lainnya ialah individualitas mereka semakin tinggi, karena berubahnya pola interaksi yang terjadi antara mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengungkapkan tentang makna belanja serta perilaku mahasiswa dalam menggunakan online shop sebagai media belanja. Jenis penelitian untuk menemukan jawaban atas permasalahan tersebut menggunakan penelitian kualitatif. Data yang didapat dengan cara obervasi lapangan, wawancara singkat serta wawancara mendalam kepada informan. Informan ditentukan berdasarkan purposive sampling atau sampel bertujuan. Lokasi penelitian dilakukan di Kampus Fisipol UGM Yogyakarta. Informan yang diteliti sejumlah 10 informan yang keseluruhan merupakan mahasiswa Fisipol yang menggunakan online shop, 2 mahasiswa PSDK, 2 mahasiswa HI, 2 mahasiswa Komunikasi, 1 mahasiswa AN, dan 1 mahasiswa Polpem. Selain info dari informan, peneliti juga menggunakan beberapa refrensi dan beberapa data sekunder yang menunjang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa mahasiswa memaknai belanja online tidak hanya sebuah kebutuhan akan tetapi merupakan sebuah tuntutan jaman. “Keharusan” yang menjadi kebutuhan terhadap eksistensi diri dan menimbulkan sebuah ketergantungan. Stratifikasi sosial akan ditentukan berdasarkan apa yang kita konsumsi, sehingga terciptalah urutan kelas sosial (social difference) ini pula yang terjadi pada mahasiswa Fisipol. Online shop menggiring mereka bergulat dengan kegiatan belanja yang berlebihan sehingga cenderung konsumtif. Lingkungan dan pergaulan turut andil dalam pilihan mahasiswa terhadap online shop yang kemudian menjadikan pilihan rasional. Kemudahan (efektif, efesien, harga terjangkau) menjadi alasan utama, lebih jauh keterlibatan mahasiswa dalam online shop tidak sebagai konsumen namun sebagai “pelaku” online shop. Kata kunci: Mahasiswa, perilaku, makna online shop

Kata Kunci : Internet


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.