Laporkan Masalah

Perbandingan Profesionalisme Militer di Dalam Politik Jerman : Pada Masa Hitler dan Pasca Perang Dingin

WURIASTUTI, Katarina Sestika, Jahja A. Muhaimin

2012 | Skripsi | Ilmu Hubungan Internasional

Skripsi ini akan membahas mengenai keterlibatan militer Jerman di dalam politik khususnya pada masa Hitler dan pasca perang dingin tahun 1991. Tujuan dari skripsi ini adalah melihat perbandingan profesionalisme militer di dalam politik Jerman pada masa Hitler tahun 1933 dan pasca perang dingin tahun 1991. Pada dasarnya kedua periode ini memiliki tingkat profesionalisme yang tinggi. Semakin tinggi profesionalisme militer, maka tingkat intervensi militer ke dalam politik akan semakin rendah dan sebaliknya, semakin rendah tingkat profesionalisme militer maka tingkat intervensi militer ke dalam politik akan semakin tinggi. (Samuel P. Huntington, 1956). Namun ternyata, hal ini bukan satu- satunya indikator yang dapat mencegah terlibatnya militer Jerman ke dalam politik. Hal ini ditunjukkan dengan adanya persamaan di dalam tingkat profesionalisme militer di dalam kedua periode pemerintahan yang sama- sama tinggi namun pada masa Hitler, intervensi militer ke dalam politik tetap dapat terjadi sedangkan pada masa pemerintahan pasca perang dingin keterlibatan militer ke dalam politik secara langsung tidak terjadi. Oleh karena itu, terdapat beberapa indikator lain yang dapat mempengaruhi dan memberikan peluang kepada golongan militer untuk terlibat langsung di dalam politik Jerman. Beberapa indikator tersebut adalah budaya politik masyarakat, prinsip supremasi sipil, dan jenis kontrol sipil yang digunakan oleh pemerintah sipil. Kata kunci : profesionalisme militer, prinsip supremasi sipil, kontrol sipil, dan budaya politik

Kata Kunci : Militer Jerman


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.