Komunikasi Organisasi dan Perusahaan Keluarga (Studi Kasus Arus Komunikasi Vertikal dalam Upaya Peningkatan Performance Kerja Karyawan pada Perusahaan Keluarga Tjokrosuharto Arts and Crafts Yogyakarta
WASISTYANINGTYAS, Diajeng Diani , Nyarwi
2012 | Skripsi | Ilmu KomunikasiPenelitian ini diawali dari kegelisahan tentang proses komunikasi vertikal kaitannya dengan upaya meningkatkan performance kerja karyawan dalam komunikasi organisasi sebuah perusahaan keluarga. Sebagai sebuah perusahaan keluarga, komunikasi vertikal yang terjadi dalam suatu organisasi tentunya tidak sama dengan organisasi umum lainnya. Komunikasi antara atasan bawahan dalam sebuah komunikasi organisasi merupakan hal penting dalam suatu proses komunikasi dalam sebuah perusahaan keluarga. Terlebih lagi hubungan antar anggota organisasi yang juga memiliki hubungan kekeluargaan. Hal tersebut dapat menimbulkan ketidaklancaran dalam peroses komunikasi vertikal terutama kaitannya dalam upaya peningkatan performance kerja karyawannya. Objek penelitian ini yaitu Tjokrosuharto Arts and Crafts yang merupakan perusahaan keluarga berdir sejak tahun 1930an dan hingga kini dipegang oleh generasi ketiga. Metode penelitian yang dipakai adalah studi kasus deskriptif kualitatif. Metode ini dipakai untuk menjelaskan suatu kasus yang terjadi secara lebih mendalam melalui indepth interview. Untuk mengulas lebih jauh mengenai kasus yang terjadi. Peneliti menggunakan teori dari Sendjaja (1994 )untuk membahas mengenai komunikasi organisasi, teori dari Pace dan Faules (2006) untuk membahas persoalan komunikasi vertical dan performance kerja, sedangkan mengenai perusahaan keluarga menggunakan teori dari Susanto (2007). Untuk menjawab kegelisahan tersebut, peneliti mencoba mengungkap komunikasi antara atasan dan bawahan dalam perusahaan keluarga kaitannya dalam upaya peningkatan performance kerja karyawan, melalui komunikasi organisasi kaitannya dengan perusahaan keluarga. Poin-poin penting yang akan dibahas dalam bab ini mencakup kaitannya dengan empat hal penting yaitu; fungsi komunikasi organisasi (informative, regulative, persuasive, integrative), komunikasi vertikal (upward communication, downward communication, interaksi), performance kerja (3K, kerapian kerja, pemeliharaan barang, penilaian hasil kerja, komunikasi lisan dan tulisan, kepemimpinan, PR, keamanan diri, produktivitas) dan perusahaan keluarga (family owned enterprise dan family business enterprise). Kata kunci : Komunikasi organisasi, Perusahaan keluarga, Komunikasi vertikal, Performance kerja
Kata Kunci : Komunikasi Organisasi