Jaminan Sosial Kesehatan Bagi Migran Pekerja Sektor Informal Di Selokan Mataram, , DIY
HESTYANINGSIH, Janianton Damanik
2011 | Skripsi | Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (dh. Ilmu Sosiatri)Sektor informal adalah salah satu sektor yang banyak diandalkan oleh para migran. Pertumbuhan sektor informal ini bisa dikatakan cukup pesat berkembang di Indonesia, termasuk di Yogyakarta. Sektor informal terutama yang berskala kecil cukup memiliki kerentanan dalam perkembangan usahanya. Kerentanan itu antara lain ditemui dalam hal permodalan, keamanan dan fasilitas kerja. Permasalahannya adalah siapakah kemudian yang menjamin keberlangsungan hidup mereka dengan kondisi yang seperti itu. Dalam kondisi yang rentan seperti ini, seharusnya ada semacam perlindungan sosial yang dapat menjamin keberlangsungan hidup mereka selama tinggal di daerah tujuan. Maka dari itu penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menggali lebih dalam tentang realisasi penjaminan sosial terutama di bidang kesehatan di kalangan migran pekerja sektor informal. Penelitian ini dilakukan di Selokan Mataram DIY dengan menggunakan metode kualitatif karena topik dari penelitian ini merupakan hal yang sulit diukur dengan angka yaitu berkaitan dengan interaksi sosial dan proses sosial yang harus dialami para migran pekerja sektor informal dalam rangka memperoleh jaminan sosial dari lingkungannya. Informan yang menjadi unit analisis dari penelitian ini adalah migran pekerja sektor informal yang berjumlah lima orang. Data dikumpulkan dengan cara wawancara mendalam dan menggunakan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi dan verifikasi data, sedangkan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pekerja migran sektor informal belum mendapatkan jaminan sosial kesehatan secara utuh. Jaminan sosial mereka baru terpenuhi secara informal. Sementara itu pelaksanaan jaminan sosial formal belum optimal, terbukti dari lima pekerja yang dijadikan informan hanya satu yang mendapatkannya. Sedangkan jaminan sosial informal didapatkan oleh keseluruhan informan dari berbagai pihak yaitu keluarga, komunitas sesama daerah asal dan masyarakat sekitar tempat tinggal di kota. Hal ini menunjukkan bahwa jaminan sosial informal jauh lebih kuat keberadaannya dibanding jaminan sosial formal dalam memberikan perlindungan bagi pekerja migran sektor informal di Yogyakarta. Kata Kunci: Jaminan Sosial, Migran, Pekerja Sektor Informal
Kata Kunci : Jaminan Kesehatan