Respon Masyarakat Yogyakarta Atas Siaran Infotainment “SILET” Di RCTI (Analisis Isi Respons Masyarakat Yogyakarta Melalui Short Message Service kepada KPID DIY Mengenai Siaran Infotainment “Silet” di
ARDIANA, Gisela, Ana Nadhya Abrar
2011 | Skripsi | Ilmu KomunikasiKPI sebagai lembaga negara independen memiliki beberapa kewajiban yang sesuai dengan Undang-undang no. 32 Tahun 2002 tentang penyiaran. KPI berada di tingkat pusat dan KPID bekerja di wilayah setingkat provinsi. Fungsinya sebagai regulator penyiaran terutama di daerah menjadikan lembaga ini dekat dengan masyarakat. Masyarakat dapat menyampaikan aduan, sanggahan, kritik, dan apresiasi melalui KPID yang berkoordinasi dengan KPI Pusat, sesuai kewajiban KPI. Penelitian ini mengidentifikasi ciri-ciri isi isi SMS masyarakat Yogyakarta dalam merespons siaran infotainment di RCTI selama tahun 2010, sesuai pertanyaan rumusan masalah yang pertama. Serta mengacu pada pertanyaan kedua, didapatkan cara penyajian SMS masyarakat Yogyakarta dalam merespons siaran infotainment di RCTI selama tahun 2010. Selama proses penelitian dapat diketahui bagaimana masyarakat menuliskan isi SMS pada teknologi komunikasi ponsel untuk merespons siaran televisi. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan metode penelitian analisis isi. Berdasarkan Teori Logika Desain Pesan Konvensional, instrumen penelitian berupa coding sheet mengambil indikator dari sistematika penulisan surat resmi, penyampaian pidato, kategori judul pemberitaan, bahasa jurnalistik, dan formulir aduan publik KPID DIY. KPID DIY menerima respons masyarakat salah satunya melalui SMS dengan nomor 08122 789 4444. Dari salah satu media aduan tersebut didapatkan 518 item SMS yang diterima selama tahun 2010. Dari 518 item SMS yang ada, 56 item diantaranya menjadi objek penelitian ini karena spesifik menyebutkan program acara infotainment milik stasiun televisi swasta RCTI. Pada akhir penelitian ini, didapatkan hasil bahwa ciri-ciri isi SMS masyarakat Yogyakarta dalam merespons siaran infotainment di RCTI selama tahun 2010 adalah tidak padat, tidak provokatif, singkat, tidak jernih, sederhana, jelas, formal, dan demokratis. Sementara itu, dalam penyajiannya masyarakat cenderung tidak menggunakan salam baik pembuka dan penutup, tidak menuliskan latar belakang, dan langsung kepada evaluasi masalah dan solusinya.
Kata Kunci : Televisi