Memahami Filantropi Keadilan Sosial Dompet Dhuafa Yogyakarta
ASTUTI, Ratna Endah, Nurhadi
2011 | Skripsi | Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (dh. Ilmu Sosiatri)Kemiskinan merupakan sebuah patologis dalam masyarakat, selama ini para ahli sosial, ekonomi, maupun politik telah melakukan berbagai macam tindakan untuk mengurangi kemiskinan namun kemiskinan tetap saja muncul dalam kehidupan masyarakat. Berbagai analisis sampai dengan treatment telah dilakukan namun saja keberadaannya muncul masih fluktuatif. Filantropi merupakan salah satu dana sosial yang berpotensi sebagai solusi untuk memberdayakan masyarakat marginal dan dhuafa. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh PIRAC rate of giving masyarakat Indonesia sangat tinggi dapat dipastikan setiap masyarakat Indonesia setiap tahunnya memberikan dananya dengan alasan kepedulian sampai dengan dengan alasan perintah dari agama.Namun sayangnya dana tersebut belum dikelola dengan baik jadi hanya diberikan sebagai pemberian semata karena selama ini masyarakat mengenal filantropi hanya sebagai wacana karitas, padahal filantropi jika dikelola dengan baik dapat dijadikan investasi sosial untuk pemberdayaan masyarakat marginal dan dhuafa. Dompet Dhuafa muncul sebagai salah satu organisasi nirlaba yang bergerak dalam penggalangan dana dari masyarakat dermawan dan peduli dengan masyarakat dhuafa untuk dikelola sebagai modal pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini mencoba untuk memahami bagaimana Dompet Dhuafa membangun trust dengan masyarakat, DD mengeloladana, implementasidalam program pemberdayaan Dompet Dhuafa sampai dengan bagaimana respon masyarakat tentang program pemberdayaan yang dilaksanaka nDompet Dhuafa. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif yaitu untuk mengeksplorasi dan mengklarifikasi bagaimana model Filantropi Keadilan Sosial Dompet Dhuafa dan bagaimana respon masyarakat terkait FKS yang dilakukan. Peneliti menggunakan analisis verstehen Weber yaitu melalui penafsiran dan pemahaman, peneliti juga menggunakan alur pemahaman definisi sosial, dengan menggunakan pendekatan fenomenologi, peneliti juga menggunakan teori behavior untuk menganalisa bagaimana respon masyarakat terkait FKS DD. Informannya yaitu 9 orang masyarakat yang terkait dengan program DD dan 11 orang dari DD, teknik pengambilan datanya menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan kepustakaan, metode analisisnya yaitu dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dan teknik pemeriksaan keabsahan datanya yaitu dengan trianggulasi dan ketekunan pengamatan. Konsep pemberdayaan Dompet Dhuafa pada dasarnya mengajak para dhuafa yang powerless paling tidak mendapatkan posisi yang lebih powerfull di masyarakat luas. Model penggalangan dana Dompet Dhuafa dilakukan dengan dua cara yaitu direct fundraising dan Indirect fundraising. Program pemberdayaan yang dilakukan juga menarik dan unik hal ini merupakan salah satu strategi Dompet Dhuafa menarik masyarakat agar masyarakat berpartrisipasi dalam program pemberdayaan yang dilakukan antara program yang satu dengan yang lain juga saling terkait Dompet Dhuafa juga memiliki jejaring yang dibentuk untuk mengoptimalkan kinerja program-program pemberdayaannya. Masyarakat menerima dan menanggapi baik program-program pemberdayaan yang dilakukan Dompet Dhuafa, nilai plus bagi Dompet Dhuafa yaitu Dompet Dhuafa melakukan program pemberdayaannya murni kegiatan sosial. Kata kunci :Filantropi keadilan sosial, manajemen pemberdayaan, dan respon masyarakat
Kata Kunci : Keadilan Sosial