Perjuangan Politik Al-Ikhwan Al-Muslimun dalam Melawan Rezim Otoritarianisme di Mesir Pada Era Gamal Abdul Nasser sampai Husni Mubarak (1954-2011)
WIBISONO, Adhe Nuansa , Siti Muti’ah Setiawati
2011 | Skripsi | Ilmu Hubungan InternasionalPenelitian ini akan membahas sebuah gerakan politik di Timur Tengah, tepatnya di negara Mesir yang bernama Al-Ikhwan Al-Muslimun (Persaudaraan Muslim). Apa yang menarik dari gerakan ini dibandingkan dengan gerakan lainnya adalah gerakan Al-Ikhwan Al-Muslimun mampu bertahan dari tekanan politik yang diberikan oleh rezim berkuasa di Mesir. Al-Ikhwan Al-Muslimun pernah mengalami status sebagai organisasi terlarang, pembubaran oleh rezim, pelarangan aktivitas politik legal tetapi kemudian dapat bangkit kembali dan tampil di pentas politik Mesir sebagai kekuatan oposisi. Penulis mencoba mengambil aspek khusus dari gerakan Ikhwan pada penelitian ini, yaitu strategi politik yang digunakan Ikhwan. Penelitian ini berjudul “Perjuangan Politik Al-Ikhwan Al-Muslimun dalam Melawan Rezim Otoritarianisme di Mesir Pada Era Gamal Abdul Nasser sampai Husni Mubarak (1954-2011)”. Penelitian ini akan melihat pilihan strategi politik yang diambil gerakan Ikhwan pada tiga fase rezim pemerintahan yang berbeda yaitu era Gamal Abdul Nasser, Anwar Sadat dan Husni Mubarak. Dari pilihan-pilihan strategi politik yang diambil oleh gerakan Ikhwan, penulis mencoba melihat bagaimana gerakan Ikhwan dapat beradaptasi dan bertahan begitu lama dalam menghadapi tekanan politik yang diberikan tiga rezim penguasa. Tidak semua gerakan politik dapat mempertahankan eksistensinya sebagaimana yang dilakukan Al-Ikhwan Al-Muslimun di Mesir. Kata Kunci : Al-Ikhwan Al-Muslimun, Mesir, Strategi Politik, Rezim Otoritarianisme
Kata Kunci : Politik Mesir