Partisipasi Masyarakat Dalam Pendidikan Non Formal (Stusi Kasus di PKBM Suka Caturtunggal Depok Sleman)
HARDIYUDHA, Aan, H. Suharyanto
2011 | Skripsi | Manajemen dan Kebijakan Publik (dh. Ilmu Administrasi Negara)Partisipasi masyarakat dalam pendidikan non formal merupakan suatu bentuk peranan masyarakat yang bersifat holistik pada penyelenggaraan pendidikan non formal sebagai bagian dari sistem pendidikan. Dalam studi kasus di PKBM Suka Caturtunggal Depok Sleman, masyarakat Desa Caturtunggal Kabupaten Sleman memainkan peran sebagai penggagas, pengelola, tutor dan warga belajar. Fenomena ini merupakan suatu hal yang layak dijadikan sebagai objek penelitian karena partisipasi masyarakat dalam pendidikan non formal di PKBM Suka Caturtunggal Depok Sleman membuktikan bahwa masyarakat Desa Caturtunggal Depok Sleman telah mampu berperan aktif untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional melalui pendidikan non formal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui wujud dan level partisipasi masyarakat dalam pendidikan non formal di PKBM Suka Caturtunggal. Penelitaian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus sehingga peristiwa-peristiwa yang bersifat mikro dapat terekam dan dapat menghasilkan gambaran holistik terhadap fokus penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa: 1). wujud partisipasi masyarakat dalam PKBM Suka Caturtunggal dapat dilihat dalam beberapa tahapan kegiatan, yakni a). pembentukan PKBM Suka Caturtunggal. Dalam pembentukan PKBM Suka Caturtunggal ini masyarakat memberikan ide dan gagasan untuk pembentukan PKBM. b). pembentukan pengelola PKBM. c). perencanaan program belajar. Dalam perencanaan belajar ini masyarakat memberikan ide dan gagasannya dalam proses identifikasi kebutuhan serta penentuan program belajar. d). pelaksanaan program belajar. Dalam pelaksanaan program belajar ini masyarakat memberikan ide dan gagasannya terkait jadwal belajar, metode serta isi pendidikan. e). evaluasi program belajar. Dalam proses evaluasi program belajar ini masyarakat memberikan ide serta saran dan kritik terhadap program belajar yang telah dilaksanakan. 2). Level partisipasi masyarakat dalam pendidikan non formal di PKBM Suka Caturtunggal berada pada tangga Citizen Control. Dalam program pendidikan non formal di PKBM Suka Caturtunggal, masyarakat telah memiliki kewenangan penuh untuk mengatur programprogram pendidikan non formal serta mengatur kelembagaan penyelenggara program pendidikan non formal. Rekomendasi yang diberikan adalah perlu dipertahankannya model partisipasi masyarakat yang melibatkan tutor, pengelola, warga belajar dan tokoh masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan PKBM Suka Caturtunggal. Kemudian pengelola hendaknya menarik biaya pendidikan dari warga belajar agar mereka merasa memiliki proragam belajar sehingga mereka bisa serius dalam mengikuti program belajar. Yang terakhir adalah perlunya pengembangan jaringan yang luas kepada berbagai pihak untuk mengadakan kerjasama pendanaan program agar masalah pendanaan PKBM tidak bergantung pada bantuan pemerintah. Kata kunci: partisipasi masyarakat, PKBM
Kata Kunci : Pendidikan