Eefektivitas Program Pendidikan Siaga Bencana Sekolah Dasar Muhammadiyah Di Kabupaten Bantul
PRANOWO, Panji, Erwan Agus Purwanto
2011 | Skripsi | Manajemen dan Kebijakan Publik (dh. Ilmu Administrasi Negara)Provinsi DIY yang memiliki karakter wilayah dengan kerentanan dan kerawanan terhadap bencana, belum menempatkan pendidikan kebencanaan sebagai mata pelajaran utama dalam setiap jenjang pendidikan. Karena itulah Muhammadiyah mengambil inisiatif dengan menempatkan pendidikan kebencanaan dalam pelajaran muatan lokal dan pendidikan kecakapan hidup di tingkat Sekolah Dasar. Program Pendidikan Siaga Bencana (PSB) Sekolah Dasar Muhammadiyah yang mulai diterapkan pada tahun ajaran 2007/2008 adalah sebuah program bagaimana membangun pemahaman anak terhadap resiko bencana, mengajak anak-anak menyadari apa yang ada di sekitarnya serta meningkatkan kemampuan anak untuk melakukan analisa sekaligus keterampilan untuk mengurangi resiko bencana di sekolah maupun di lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas pendidikan kebencanaan dalam program Pendidikan Siaga Bencana Sekolah Dasar Muhammadiyah serta faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas tersebut. Efektivitas program PSB merupakan suatu keadaan yang menunjukkan tingkat keberhasilan suatu unit atau kesatuan kegiatan sebagai realisasi atau implementasi suatu program, serta berlangsung dalam sebuah organisasi yang melibatkan para pihak dalam bidang pendidikan dengan melihat pada indikator-indikator efektivitas program yakni indikator Reaksi (Reaction), Pembelajaran (Learning), Perilaku (Behavior), dan Hasil (Result). Penelitian deskriptif berbasis survei ini melibatkan 271 siswa kelas IV hingga VI dari 4 Sekolah Dasar Muhammadiyah di Kecamatan Jetis dan Kecamatan Pleret, yang merupakan sampel dari populasi 52 Sekolah Dasar Muhammadiyah di wilayah Kabupaten Bantul. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan bahwa tingkat efektivitas program Pendidikan Siaga Bencana Sekolah Dasar Muhammadiyah di Kabupaten Bantul dikategorikan baik, ditunjukkan dari nilai rerata keseluruhan persepsi responden terhadap indikator efektivitas program yakni sebesar 3,81 pada rentang nilai 1-5. Program ini terbukti efektif dalam menumbuhkan kesadaran (awareness) yang ditunjukkan indikator Pembelajaran (Learning) dengan nilai 4,02, namun belum efektif dalam menumbuhkan perilaku kesiapsiagaan (preparedness) siswa menghadapi bencana yang ditunjukkan indikator Dampak (Result) dengan nilai 3,58. Faktor-faktor yang memiliki tingkat pengaruh besar terhadap efektivitas program meliputi faktor fasilitas program, instruktur, metode, kurikullum serta kapasitas belajar. Penelitian ini juga menyarankan perbaikan program di masa depan dengan meningkatkan efektivitas program menjadi bertingkat sangat baik dengan memperbaiki faktor-faktor efektivitas program yang dipersepsikan masih lemah.
Kata Kunci : Pendidikan