Laporkan Masalah

Jurnalis Australia Dalam Film Australia Bertema Konflik Indonesia (Analisis Semiotika Representasi Jurnalis Australia dalam Film The Year of Living Dangerously dan Film Balibo)

DHANI, Kurnia Rahmad , Budhy Komarul Zaman

2011 | Skripsi | Ilmu Komunikasi

Jurnalistik telah menjadi salah satu tema yang menarik perhatian para pembuat film. Hal ini terbukti dari meningkatnya jumlah film yang mengangkat dunia jurnalistik dari tahun ke tahun, baik itu sebagai sub tema pelengkap bahkan tema inti film. Jumlah yang kian meningkat ini tak terlepas dari karakter jurnalistik sebagai profesi maupun sebagai institusi sosial yang sangat berpengaruh pada kehidupan masyarakat. Dan tak jarang, bahkan kerap kali tema jurnalis dalam film didasarkan pada perjalanan ataupun kehidupan nyata seorang jurnalis. Film The Year of Living Dangerously dan film Balibo adalah dua diantara sekian ribu film tentang jurnalis. Kedua film bersandar pada dua hal berbeda yaitu The Year of Living Dangerously sebagai film fiksi murni dan film Balibo sebagai film fiksi berdasar pada historis. Meskipun bersandar pada hal yang berbeda, kedua film produksi Australia ini sama-sama mengangkat tema konflik dengan lokus yang sama: Indonesia. Metode semiotika kemudian mengupas dan menemukan bahwa kedua film juga ternyata tak lepas dari aspek sosial, kultural, politik dan ekonomi yang melatarbelakangi film itu sendiri, tentang trilateral sensitif Indonesia-Australia-Timor Leste. Metode ini juga memperlihatkan kecenderungan-kecenderungan representasi tertentu pada karakter jurnalis Australia yang heroik, peduli, nekat, masih membawa isu arogansi ras, dan sebagai korban kekerasan militer. Kata-kata kunci: film; jurnalis; trilateral; heroik; kekerasan.

Kata Kunci : Jurnalisme-Australia


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.