Laporkan Masalah

Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Apotek Rakyat : Studi Program Apotek Rakyat pada Program Kemitraan dan Bina Lingkungan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang

RISTIKA, Titin, Bahruddin

2011 | Skripsi | Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (dh. Ilmu Sosiatri)

Perubahan paradigama perusahaan dari single bottom line ke triple bottom lines (profit, people, planet) salah satu wujudnya adalah CSR, atau dalam BUMN disebut PKBL. PT Pupuk Sriwidjaja Palembang yang berstatus BUMN telah melaksanakan PKBL dalam berbagai jenis dan program. Salah satu programnya adalah program Apotek Rakyat. Program ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Program ini juga diklaim sebagai upaya pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh perusahaan Pengelolaan Apotek Rakyat yang dilakukan secara mandiri tersebut diklaim oleh perusahaan sebagai pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang menekankan pada deskriptif analitik. Unit analisis yang diteliti berasal dari pihak departemen KUK & Bina Lingkungan, pemerintahan di tingkat kelurahan, pengelola dan pegawai apotek rakyat, serta masyarakat umum. Teknik pengambilan informan dilakukan dengan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi, dan referensi yang relevan. Teknik analisa data dilakukan dengan reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Teknik pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme pengelolaan Apotek Rakyat yang dilakukan masyarakat masih seadanya dan kurang mengembangkan kapasitas yang dimilikinya. Selain itu terdapat berbagai persoalan dan kendala dalam pengelolaan tersebut, sehingga program mengalami kegagalan. Pemberdayaan masyarakat yang diklaim oleh perusahaan dalam pengelolaan program ini tidak bisa disebut pemberdayaan sebab hanya terbatas pada pihak-pihak yang mengelola program saja. Sedangkan masyarakat lainnya hanya terbantu dalam pemenuhan pelayanan kefarmasian. Dari berbagai hal tersebut dapat disimpulkan bahwa program Apotek Rakyat yang digagas oleh PT Pusri Palembang tidak bisa menjadi instrumen untuk memberdayakan masyarakat sebagaimana yang diklaim perusahaan. Kata kunci : Apotek Rakyat, pengelolaan, kegagalan.

Kata Kunci : Pemberdayaan Masyarakat


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.