Candu Situs Jejaring Sosial Facebook pada Mahasiswa (Studi terhadap sejumlah mahasiswa Fisipol UGM yang teridentifikasi mengalami kecanduan facebook)
ABRORI, Ahmad Farikh , Heru Nugroho
2011 | Skripsi | SosiologiTeknologi menjadi sebuah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Perkembangan teknologi dewasa ini, terutama teknologi informasi dan komunikasi yang begitu cepat telah menyebabkan perubahan dalam kehidupan masyarakat. Masyarakat pun menjadi sangat sulit untuk dipisahkan dari berbagai teknologi komunikasi baru yang banyak bermunculan saat ini. Facebook menjadi salah satu media baru yang muncul di tengah-tengah kehidupan masyarakat sebagai sebuah hasil dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang begitu pesat. Situs jejaring sosial yang baru ini menawarkan berbagai hal baru perihal cara berkomunikasi dan tentunya menawarkan kesenangan bagi penggunanya. Remaja atau kalangan muda yang mempunyai karakteristik senang dengan hal-hal yang baru, dalam hal ini termasuk mahasiswa, menjadi kalangan yang sulit dihindarkan dari pengaruh kemunculan facebook. Kecenderungan yang terjadi pada kalangan remaja, seperti mahasiswa ini, adalah mereka mengalami kecanduan terhadap sesuatu yang baru tersebut. Untuk itu menarik untuk diteliti, apa saja faktor-faktor yang mendorong mahasiswa kecanduan terhadap facebook dan bagaimana kecenderungan perilakunya dalam mengakses facebook. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data primer penelitian ini didapatkan melalui pengamatan, wawancara (interview) dengan terlebih dahulu membuat interview guide sebagai pedoman wawancara serta wawancara lepas untuk memaksimalkan jawabanjawaban dari informan. Informannya sendiri dipilih dengan menggunakan metode purposive dan snowball. Untuk data-data sekundernya, berupa literatur penelitian, artikel media cetak dan beberapa data dari situs-situs di internet. Facebook, dengan berbagai fasilitas yang tersedia di dalamnya, telah mampu mendorong penggunanya untuk tidak bosan-bosan melakukan “ritual” dan secara tidak sadar mereka juga melakukan kegiatan konsumsi terhadap interaksi sosial dan konsumsi atas waktu luang secara massif. Lambat laun, facebook juga mentransformasi bentuk dari interaksi sosial dengan menghadirkan dunia maya sebagai tempat yang sangat nyaman untuk melakukan interaksi dengan orang lain. Perilaku narsis dari facebooker juga mendapatkan tempat yang nyaman di facebook. Keinginan untuk terus-menerus mengaksesnya selalu muncul dan mempengaruhi psikologis mereka. Facebook telah menjadi sebuah agama baru masyarakat modern. Dalam era teknologi informasi dan komunikasi seperti sekarang ini, kehadiran situs jejaring sosial seperti facebook telah memunculkan kecenderungan-kecenderungan perilaku pada mahasiswa yang mengaksesnya. Adapun beberapa kecenderungan yang ditemukan pada mahasiswa yang mengakses facebook, antara lain connecting people, ekspresi diri dan addicted. Kehadiran facebook sebagai sebuah teknologi berkomunikasi saat ini, mampu membentuk dan mengarahkan perilaku mahasiswa yang menggunakannya. Fantasi dan keasyikan yang ditawarkan oleh facebook, dengan beberapa faktor, seperti faktor banyaknya waktu luang yang dimiliki, lingkungan pergaulan, motivasi dan kondisi ekonomi, membuat penggunanya sulit lepas darinya serta akan terus menerus mengaksesnya, layaknya efek yang ditimbulkan oleh candu atau opium. Kata Kunci : Facebook, Candu
Kata Kunci : Jejaring Sosial; Internet