Laporkan Masalah

Eksistensi Kelompok Lanjut Usia di Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul

UTAMI, Mahanani , Susi Daryanti

2011 | Skripsi | Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (dh. Ilmu Sosiatri)

Telah menjadi pengetahuan umum bahwasanya masalah seputar kependudukan merupakan masalah yang pasti dihadapi oleh setiap negara berkembang atau negara dunia ketiga, tidak terkecuali Indonesia. Salah satu persoalan kependudukan yang saat ini dialami oleh Indonesia adalah meningkatnya jumlah lansia. Badan Pusat Statistik (BPS) mensurvai bahwa jumlah lansia di Indonesia tahun 2006 sebanyak 17.717,800 jiwa atau sekitar 7,90% dari jumlah total penduduk Indonesia (BPS-Susenas 2006). Jumlah itu meningkat pada tahun 2010 menjadi 23.992.552 (9,77%), dan diperkirakan pada tahun 2020 jumlah lansia di Indonesia sebesar 28.822.879 atau sekitar 11,34% dari jumlah total penduduk Indonesia. Jumlah lansia sebanyak ini tentu memerlukan penanganan serius, baik melalui lembaga milik pemerintah seperti panti jompo maupun melalui kelompok lansia yang dikelola oleh masyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana eksistensi kelompok lansia di Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, khususnya di tiga dusun yakni dusun Dongkelan, Krapyak Wetan, dan Krapyak Kulon. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif analitik dikarenakan metode tersebut bertujuan memahami suatu peristiwa, peran, interaksi, dan kelompok yang ada di dalam masyarakat. Peneliti berusaha memahami peristiwa atau fenomena yang ada pada kelompok lansia di wilayah Desa Panggungharjo. Dalam penentuan informan, peneliti menggunakan teknik penelitian purposive sampling (sampel bertujuan) yaitu pengambilan sampel sumber data didasari karena pertimbangan tertentu, yaitu orang-orang yang dianggap mengetahui tentang apa yang peneliti harapkan atau orang yang mempunyai pengaruh pada kelompoknya. Dengan begitu informasi yang digali bisa lebih dalam dan terarah sesuai dengan topik yang telah ditentukan. Dalam penelitian ini, seluruh informasi yang disajikan merupakan hasil pendalaman terhadap 28 orang informan yang terdiri dari 9 orang Pengurus Lansia, 9 orang Lansia, 8 orang Keluarga Lansia, 1 orang masyarakat umum dan 1 pegawai Kelurahan Desa Panggungharjo. Penetapan 28 orang informan ini dilakukan dengan alasan bahwa melalui 28 informan yang diambil, ketentuan kajian atau data-data yang diperlukan dapat dipenuhi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa kelompok lansia di wilayah Desa Panggungharjo mampu tetap eksis hingga sekarang. Eksistensi kelompok lansia ini tidak terlepas dari perilaku lansia, pengurus lansia, dan keluarga lansia itu sendiri. Lansia di wilayah ini tetap aktif dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan. Pengurus lansia selalu berusaha mengadakan kegiatan yang bermanfaat dan disukai oleh lansia, sedangkan keluarga lansia senantiasa memberikan dukungan bagi lansia mereka dalam mengikuti semua kegiatan yang ada di dalam kelompok. Dukungan dari masyarakat sekitar juga tidak kalah penting dalam mempengaruhi eksistensi kelompok lansia, khususnya terkait persoalan dana yang memberikan pengaruh terhadap keberlangsungan kelompok lansia. Kelurahan sebagai kepanjangan tangan dari pemerintah diharapkan dapat mewadahi dan merangkul lansia sehingga lansia menjadi lebih berdaya guna. Kata Kunci : Lansia – Aktivitas Kelompok – Eksistensi Kelompok Lansia

Kata Kunci : Lansia


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.