Partisipasi Masyarakat dalam Penataan Lingkungan Permukiman (Pelaksanaan Program PLPBK-ND di Desa Margoagung, Kecamatan Seyegan, Kabupaten Sleman, Provinsi DIY)
Ayudya Fitri Basuki, Puguh Prasetyo Utomo
2011 | Skripsi | Manajemen dan Kebijakan Publik (dh. Ilmu Administrasi Negara)Kemiskinan merupakan prioritas utama pembangunan dan masalah yang dialami oleh hampir semua daerah terutama daerah padat penduduk, seperti salah satunya adalah Desa Margoagung. Alternatif bentuk penyelesaian secara kongkret dan komprehensif dilakukan melalui program nasional Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas - Neighbourhood Development (PLPBK-ND) yang mulai dilaksanakan tahun 2008. Program ini menggunakan pendekatan partisipasi masyarakat dengan teknik Participatory Rural Apraisal (PRA) dalam sasaran dari kebijakan dan programnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kualitas partisipasi masyarakat dalam implementasi program PLPBK-ND yang dilihat dari tingkat dan betuk mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan hingga pengawasan. Selain melihat kualitas, penelitian ini juga melihat kondisi yang mempengaruhi kualitas partisipasi masyarakat di Desa Margoagung. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisa deskripsi dengan pendekatan kualitatif. Sumber data berupa data primer dan sekunder. Dari analisis yang telah dilakukan diketahui bahwa proses partisipasi masyarakat dalam program PLPBK-ND di Desa Margoagung berada pada tingkatan tengah. Dengan bentuk partisipasi lebih didominasi oleh bentuk consultation, yakni peran masyarakat masih sebatas sebagai client dalam pembangunan. Aspek desain program, komunikasi serta peran organisasi lokal secara seimbang mempengaruhi kualitas partisipasi tersebut. Dalam desain program sudah terbuka peluang untuk berpartisipasi, namun sayangnya masih lebih banyak melibatkan elit pemimpin lokal. Komunikasi yang terbentuk masih satu arah dari pelaksana kepada penerima program. Untuk peran organisasi lokalnya belum mampu dikatakan dapat mendorong partisipasi, karena kebanyakan organisasi yang berperan hanya mendukung kegiatan sosialisasi dan belum mampu mewakili dan mewadahi asipirasi masyarakat. Kata kunci: partisipasi masyarakat, penataan lingkungan permukiman
Kata Kunci : Pemberdayaan Masyarakat