Laporkan Masalah

Peran Warlord Terhadap Ekonomi dan Politik Somalia (Tahun 1997-2006)

Candra Hamdika Rahman, Samsu Rizal Panggabean

2011 | Skripsi | Ilmu Hubungan Internasional

Somalia merupakan salah satu negara Afrika yang mengalami perpecahan selama bertahun-tahun. Setelah Somalia mengalami keruntuhan pada tahun 1991, negara ini sulit untuk mengembalikan legitimasi pemerintahannya. Somalia justru terjebak kedalam perang sipil yang menghasilkan berbagai kekacauan di seluruh penjuru negeri. Perang sipil dan perpecahan menyababkan Somalia masuk kedalam periode anarki, hal tersebut disebabkan karena masyarakat dan klan tradisional menjadi terpecah belah saling memperebutkan kekuasaan. Keadaan ini dimanfaatkan oleh pihak yang bernam Warlord untuk memaksimalkan kepantingan mereka. Tidak adanya pemerintahan yang resmi membuat Warlord mampu dapat leluasa untuk menjalankan aksi politiknya, oleh karena iti Warlord mampu menjadi pihak yang dominan dalam perpolitikan di Somalia. Bahkan mereka mampu menguasai infrastruktur penting sehingga dapat mempengaruhi perekonomian Somalia. Oleh karena itu pada tahun 1997 hingga 2006 Somalia memasuki periode Warlordism yang membuat politik negara cenderung fluktuaktif. Sementara itu di tengah ketidakstabilan politik yang ada, sektor perekonomian justru secara perlahan mulai bangkit kembali. Keberadaan Warlord memberikan keadaan yang berbeda bagi Somalia pasca mengalami keruntuhan. Kata kunci: Warlord, klan tradisional, keruntuhan negara, ekonomi dan politik

Kata Kunci : Ekonomi; Politik


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.