Laporkan Masalah

Dekonstruksi Nilai-Nilai Keluarga Dalam Film Noir Analisis Struktur Naratif Double Indemnity, The Postman Always Rings Twice, dan Kiss Me Deadly

Adrian Jonathan Pasaribu, Pulung Setiosuci Perbawani

2011 | Skripsi | Ilmu Komunikasi

Film noir merupakan anomali tersendiri dalam sejarah Hollywood. Dengan segala variasinya tentang misteri pembunuhan dan perselingkuhan rumah tangga, film noir menjadi hiburan populer masyarakat Amerika dari tahun 1942 sampai 1958. Periode tersebut merupakan pertama kalinya dalam sinema Hollywood karakter perempuan digambarkan memiliki kebebasan atas tanggung jawab domestik. Dalam perspektif yang lebih makro, film noir tidak menjadikan rumah dan keluarga sebagai solusi konflik cerita, yang sebelumnya merupakan tradisi bercerita mayoritas film-film keluaran Hollywood. Secara historis, kemunculan film noir terjadi bersamaan dengan perubahan lanskap sosial-politik Amerika Serikat pasca Perang Dunia II. Negara adidaya tersebut mengalami transformasi peran gender yang drastis, di mana laki-laki kembali ke lapangan kerja usai mengabdi untuk negara di medan perang, dan perempuan kembali ke kehidupan domestik setelah menikmati kebebasan merintis karier di luar rumah. Pada saat yang bersamaan, pemerintah mengkampanyekan pentingnya kehidupan komunal, dengan harapan keluarga dapat menjadi unit pemantap ideologi negara dalam level akar rumpun. Ada kontras yang mencolok dalam pendirian terhadap keluarga dalam film noir dan lanskap-sosial politik yang melingkupinya. Kontras tersebut yang diharapkan dapat dijembatani melalui penelitian ini.

Kata Kunci : Film


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.