Laporkan Masalah

Implementasi Program Pemberdayaan Ekonomi Melalui Penguatan Modal Usaha Mikro dan Kecil (Berkaitan dengan Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Kewilayahan (PEW) melalui Penguatan Modal Usaha Mikro dan Kecil

Karlina Kristiani Dewi, Gabriel Lele

2011 | Skripsi | Manajemen dan Kebijakan Publik (dh. Ilmu Administrasi Negara)

PEW atau Program Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Kewilayahan merupakan salah satu keijakan pemerintah Kota Yogyakarta untuk membantu para pengusaha kecil dan mikro untuk mendapatkan bantuan permodalan. Program PEW ini pada awalnya memiliki tujuan utama untuk membantu dalam bentuk modal usaha terutama bagi pengusaha kecil yang usahanya mengalami kemacetan karena bencana gempa yang terjadi di Yogyakarta pada tahun 2006 lalu. Penelitian ini adalah untuk mengetahui keberhasilan implementasi Program Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Kewilayahan (PEW) tahun 2006-2009 di Kota Yogyakarta dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi Program PEW di tengah masyarakat Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melihat keadaan ataupun kenyataan yang terjadi dilapangan. Data diperoleh dari hasil wawancara dan studi dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa implementasi program PEW 2006-2009 dinyatakan berhasil karena dapat memberi manfaat terhadap masyarakat Kota Yogyakarta. Implementasi Program PEW 2006-2009 dipengaruhi oleh beberapa faktor yakni sumberdaya,komunikasi dan struktur birokrasi. faktor komunikasi antara pembuat kebijakan, implementor dan pihak penerima manfaat dalam hal ini pengusaha kecil serta faktor struktur birokrasi yang menjelaskan pula mengenai mekanisme turunnya anggaran. Dilihat dari faktor sumber daya anggaran, dana yang diturunkan oleh pemerintah mengalami kecenderungan naik karena permintaan akan bantuan terus pula meningkat. Sedangkan dilihat dari sumber daya manusianya, ada beberapa posisi yang diisi oleh orang-orang yang tidak sesuai dengan latar belakang pendidikannya. Dilihat dari faktor komunikasi, komunikasi dalam program ini berupa sosialisasi program, komunikasi antara pemerintah dengan fasilitator serta komunikasi antara fasilitator dengan para pelaku usaha penerima manfaat. Dari faktor struktur birokrasi, banyak pengusaha mikro dan kecil yang menyayangkan sulitnya dana yang keluar karena birokrasi yang berlit-belit namun birokrasi tersebut harus tetap dijalankan mengingat dana yang diturunkan cukup banyak. Implementasi Program PEW dinyatakan berhasil karena tujuannya dapat tercapai dan bermanfaat bagi masyarakat Kota Yogyakarta. Serta dilihat dari faktor yang mempengaruhinya yakni sumberdaya, komunikasi dan struktur birokrasi dapat dijalankan dengan baik. Namun dalam hal pengelolaan dinyatakan kurang berhasil karena sebanyak 53% mengalami kemacetan dan 47%yang dinyatakan lancar. Untuk meningkatkan kualitas dari Program PEW, pemerintah perlu melakukan perbaikan. (1) Pemerintah harus meningkatkan SDM dengan cara menambah jumlah fasilitator. (2) Jumlah dana ditambah setiap tahunnya untuk meningkatkan UKM di Kota Yogyakarta. (3) Pemerintah seharusnya membenahi struktur birokrasi dalam penurunan modal agar tidak terlalu lama dana tersebut bisa turun ke masyarakat.

Kata Kunci : Pemberdayaan Ekonomi Rakyat


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.