Laporkan Masalah

Pengaruh Pelaksanaan Program Kesejahteraan Terhadap Produktifitas Kerja Karyawan CV. Mandiri Konstiti Yogyakarta

Qori Widowati Ulfa, Sri Rahayu Sumarah

2011 | Skripsi | Sosiologi

Program kesejahteraan karyawan merupakan salah satu bentuk usaha yang dilakukan perusahaan untuk memacu semangat kerja karyawan dan meningkatkan produktivitas kerja karyawan. Pelaksaanaan program kesejahteraan karyawan dalam penelitian ini adalah dengan cara memenuhi fasilitas kesehatan, transportasi dan insentif. Dengan memenuhi kesejahteraan karyawan, diharapkan semangat kerja karyawan akan tumbuh serta akan menambah loyalitas karyawan kepada perusahaan, sehingga akan berdampak positif bagi produktifitas karyawan dan pencapaian tujuan perusahaan. Tetapi program kesejahteraan yang telah dilaksanakan di suatu perusahaan belum tentu berjalan dengan baik dan sesuai tujuan. Banyak faktor yang menyebabkan program kesejahteraan karyawan mengalami kegagalan. Faktor-faktor yang menyebabkan program kesejahteraan karyawan mengalami kegagalan antara lain, managemen perusahaan tidak tertata dengan baik dan pembagian pemberian program kesejahteraan karyawan dianggap tidak adil. Selain itu hubungan antara pemimpin perusahaan dengan karyawan yang kurang baik, dapat menjadi salah satu faktor penyebab kegagalan program kesejahteraan. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan CV. Mandiri Konstiti Yogyakarta yang berjumlah 125 orang dengan sampel penelitian 44 orang karyawan. Pengambilan sample dalam penelitian ini menggunakan teknik Proposional random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi/ pengamatan, angket/ kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Sebelum digunakan dalam penelitian angket diujicobakan terlebih dahulu. Uji validitas butir menggunakan korelasi Product Moment dan dikoreksi dengan Part Whole Correlation. Hipotesis diuji menggunakan uji parsial dan uji simultan. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa: (1) masa kerja berpengaruh terhadap pelaksanaan program kesejahteraan karyawan yang meliputi program kesehatan, program transportasi dan program insentif (2) usia dan jenis kelamin mempengaruhi tinggi rendahnya semangat kerja pada karyawan (3) Tidak ada korelasi atau pengaruh antara program kesehatan dengan produktifitas kerja, atau dapat dikatakan pengaruhnya sangat rendah (4) Tidak ada korelasi atau pengaruh antara program transportasi dengan produktifitas kerja. (5) Ada korelasi atau pengaruh antara program insentif dengan produktifitas kerja. Pengaruhnya cukup tinggi sehingga hal ini bisa menjadi salah satu alasan karyawan untuk tetap bekerja di perusahaan tersebut. (6) Tidak ada korelasi atau pengaruh antara semangat kerja karyawan dengan produktifitas kerja. Terdapat hal-hal yang mempengaruhi semangat kerja terhadap produktifitas kerja di luar variabel penelitian sehingga dapat dinyatakan bahwa derajat pengaruhnya rendah. Berdasarkan analisis korelasi ganda diketahui bahwa program kesehatan, transportasi, insentif, dan semangat kerja secara bersama-sama memberikan kontribusi yang berpengaruh terhadap produktifitas kerja karyawan, tetapi hanya menunjukkan pengaruh sebesar 31%. Jadi pelaksanaan program kesejahteraan karyawan yang meliputi program kesehatan berpengaruh walaupun sangat kecil pengaruhnya terhadap produktifitas kerja. Hal ini disebabkan karena adanya pengaruh variabel lain yang lebih besar terhadap produktifitas kerja selain faktor yang diajukan dalam penelitian ini. Kata kunci: Program Kesejahteraan karyawan, Semangat kerja, Produktifitas kerja.

Kata Kunci : Manajemen Kepegawaian


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.