Laporkan Masalah

Peran Yayasan Dalam Menumbuhkan Kemandirian Anak Tunagrahita (Studi Evaluasi Pada Yayasan Sang Timur Dan Yayasan Amal Mulia)

Ninggar Hesti Pratiwi, Nurhadi

2011 | Skripsi | Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (dh. Ilmu Sosiatri)

Di Indonesia yayasan berperan penting dalam memperjuangkan keberadaan penyandang tunagrahita. Salah satu cara yang dilakukan yayasan untuk memfasilitasi penyandang tunagrahita adalah dengan mendirikan sekolah khusus yang bertujuan untuk membina anak berkebutuhan khusus. Sekolah Luar Biasa khusus tunagrahita (SLB C) menjadi wadah yang tepat bagi pengembangan kemandirian penyandang tunagrahita sejak usia dini. Melalui SLB, anak tunagrahita mendapatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan sehingga anak tunagrahita pun dapat merasakan bangku pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran yayasan dalam menumbuhkan kemandirian anak tunagrahita. Penulis mencoba mengevaluasi strategi yang digunakan oleh yayasan dalam menumbuhkan kemandrian anak tunagrahita. Penelitian dilakukan di yayasan Amal Mulia dan Sang Timur dengan alasan kedua yayasan memberikan pelayanan pendidikan bagi tunagrahita. Perbedaannya adalah pada SLB Sang Timur target yang dididik adalah keluarga mampu sedangkan, pada SLB Amal Mulia adalah anak dari keluarga kurang mampu. Penelitian ini adalah penelitian evaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan yang ada dikedua yayasan tersebut guna menjawab pertanyaan dalam penelitian ini dengan metode kualitatif. Unit analisis pada penelitian ini terdiri dari pihak sekolah, orang tua, siswa dan alumni yang berjumlah 30 orang. jumlah tersebut dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling dan snow ball. Hasil penelitian menunjukan bahwa Peran yayasan melalui SLB dengan berbagai intervensi yang ada ternyata belum mampu menciptakan penyandang tunagrahita yang mandiri saat dewasa. Intervensi yang diberlakukan baru menyentuh pada kegiatan belajar mengajar dan belum mempertimbangkan kehidupan penyandang tunagrahita pasca lulus dari bangku sekolah. Para alumni dari SLB yang menjadi objek penelitian ini belum mampu hidup mandiri pasca lulus. Mereka masih bergantung kepada orang tua dalam memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Dalam penelitian ini, Peneliti mencoba merumuskan alternatif metode pendidikan diantaranya : (1) mulai diadakan program Program Transisional ; (2) diadakannya Program Pembinaan Vokasional ; (3) perencanaan Program Pelatihan kerja berbasis komunal dan berkesinambungan ; dan (4) Membentuk Komunitas Orang Tua Peduli Anak. Kata kunci : Peran yayasan, Kemandirian, Tunagrahita

Kata Kunci : Kesejahteraan Sosial - Anak


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.