Pemaknaan Pengambilan Keputusan Menjadi Single Parent Bagi Perempuan
Amalia Tribuana Kusumandari, Danang Arif Darmawan
2011 | Skripsi | Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (dh. Ilmu Sosiatri)kehidupan sehari-hari di sekitar kita. Penyebab terjadinya keluarga single parent ini dikarenakan perceraian, KDRT, kehamilan diluar pernikahan ataupun ditinggalkan pasangan. Bercerai atau berpisah menjadikan satu-satunya jalan yang harus ditempuh oleh perempuan untuk melindungi dirinya. Keputusan yang diambil tersebut menjadikannya sebagai pencari nafkah utama bagi keluarga. Selain itu, sorotan tajam masyarakat akan diberikan pada dirinya juga anaknya. perempuan akan dianggap sebagai pihak yang salah. Meski mengetahui resiko tersebut namun perempuan tetap mengambil keputusan untuk berpisah dan memilih menyandang status single parent. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan metode deskriptif analitik untuk menganalisis makna pengambilan keputusan menjadi single parent juga mengetahui cara pemenuhan kebutuhan keluarga yang dilakukan oleh single parent perempuan. Informan dalam penelitian ini adalah single parent perempuan, anak single parent dan lingkungan sekitar/tetangganya yang semuanya berjumlah 11orang. Lokasi dua informan ada di Klaten namun satu orang lainnya tinggal di Bandung. Pengambilan data dilakukan langsung di lapangan dan melakukan wawancara dengan para informan. Peneliti juga menjadi partisipan di dalam salah satu keluarga informan. Dari penelitian tersebut didapatkan kesimpulan bahwa alasan mereka mengambil keputusan ini untuk mengurangi ketegangan dalam keluarga. Dengan berpisah menjadikan beban hidupnya semakin ringan dan mereka menjadi lebih bebas dalam mengambil keputusan. Sesuai dengan teori rasionalitas (Coleman dalam Ritzer, 2004: 480) yang menyatakan bahwa aktor akan mengambil keputusan yang akan memaksimalkan keuntungan bagi mereka. Pemikiran dua informan single parent dapat dikerangkai pada feminis radikal dimana mereka memutuskan hubungan kerjasama dengan laki-laki dalam lembaga perkawinan. Usaha single parent perempuan sebagai pencari nafkah utama untuk memenuhi kebutuhan adalah dengan bekerja. seperti dalam teori Maslow bahwa seseorang akan berusaha memenuhi kebutuhan fisiologisnya dulu baru kemudian akan meningkat ke atas dan semakin ke atas, seperti kebutuhan sosial dengan bersikap cuek akan stereotype negatif tetangga, dan seterusnya. Selain itu, pekerjaan adalah senjata utama perempuan untuk berdaya dan mandiri. Kata kunci : single parent perempuan, pengambilan keputusan, pemenuhan kebutuhan.
Kata Kunci : Perceraian; Kekerasan Rumah Tangga