Melihat Indonesia Dari Kacamata Malaysia Analisis Isi Berita Seputar Indonesia-Malaysia dalam Hasil Peliputan Kantor Berita Malaysia Bernama (Periode 1 Januari – 31 Desember 2010)
Nuraini Septiana, Nunung Prajarto
2011 | Skripsi | Ilmu KomunikasiDalam periode 1 Januari – 31 Desember 2010, kuantitas artikel terbanyak ialah pada kuartal ke tiga yaitu bulan Agustus, September dan Oktober. Hasil analisis penelitian, didapatkan suatu fakta bahwa banyaknya artikel berbanding lurus dengan banyaknya aktivitas hubungan kedua negara setiap periodenya. Pada kuartal ke tiga, terjadi peningkatan aktivitas hubungan terkait dengan isu insiden yang terjadi di perbatasan antara tiga petugas patroli Indonesia dan tujuh nelayan Malaysia. Isu perbatasan tersebut secara signifikan mencuri perhatian media Malaysia mulai pertengahan Agustus sampai dengan akhir September 2010. Hasil analisis juga menunjukkan pada bulan Mei didapatkan jumlah artikel yang cukup banyak terkait dengan diplomasi dua negara dalam bidang tenaga kerja. Hasil liputan pada berita Indonesia-Malaysia, Bernama cenderung lebih mengandalkan jurnalis/wartawan biro perwakilan yang ada di Indonesia. Hal tersebut terbukti dengan kuantitas artikel paling banyak ditulis oleh jurnalis Bernama yang ada di Indonesia. Hal ini juga berarti bahwa transaksi hubungan lebih banyak terjadi dan direkam di Indonesia. Di samping itu, berita Indonesia-Malaysia yang ditulis oleh Bernama lebih banyak berita langsung (stright news) dengan sifat deksriptif dan liputan satu sisi saja. Bernama lebih banyak menggunakan kombinasi narasumber (formal Malaysia dan laporan langsung) dan narasumber tunggal formal Malaysia. Ini menunjukkan bahwa Bernama memiliki sudut pandang Malaysia dalam porsi yang tinggi. Berita-berita yang ditulis oleh Bernama cenderung memiliki unsurunsur lengkap 5W+1H, sehingga memungkinkan peneliti untuk menganalisis lebih jelas isi berita.
Kata Kunci : Analisis Wacana; Berita