Perilaku Belanja Elit Politik Lokal (Studi tentang perilaku konsumtif belanja mobil pimpinan DPRD Kota Prabumulih)
RISWANTO, Maretta Jefry , Partini
2011 | Skripsi | SosiologiMobil menjadi salah satu sarana transportasi yang banyak dipilih karena selain aman dan nyaman, juga bisa digunakan untuk mengangkut banyak orang. Namun dengan harganya yang cukup tinggi, membuat tidak semua orang mampu membelinya. Mobil memang menjadi salah satu barang mewah hingga saat ini sehingga tidak heran bila seseorang akan dianggap sebagai bagian dari masyarakat kelas atas jika telah memilikinya, terlebih lagi bila mobil yang dimilikinya adalah mobil keluaran terbaru dengan kisaran harga milyaran rupiah. Kemunculan pimpinan legislatif sebagai elit politik lokal baru di Kota Prabumulih, lambat laun menciptakan gaya hidup baru masyarakat kelas atas di Prabumulih. Bagaimana tidak, mereka yang awalnya masyarakat biasa, kini mengalami peningkatan status sosial dan ekonomi sebagai pimpinan legislatif. Untuk itu menarik untuk diteliti, bagaimana perubahan gaya hidup pada pimpinan legislatif Kota Prabumulih terkait perilaku konsumsi dalam hal belanja mobil dan apa saja faktor-faktor yang memotivasi perilaku tersebut. Penelitian ini menggunakan teori perilaku konsumtif, konsep habitus, teori gaya hidup dan teori circuit of culture. Teori-teori ini digunakan sebagai pisau analisa untuk membedah masalah ini. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data primer penelitian ini didapatkan melalui pengamatan, wawancara (interview) dengan terlebih dahulu membuat interview guide sebagai pedoman wawancara serta wawancara lepas untuk memaksimalkan jawaban-jawaban dari informan. Informannya sendiri dipilih dengan menggunakan teknik purposive. Untuk datadata sekundernya, berupa dokumen, literatur penelitian, artikel media cetak dan beberapa data dari situs-situs di internet. Perubahan gaya hidup pada pimpinan legislatif Kota Prabumulih yang menyandang status sebagai elit politik lokal, dapat terlihat dari pengeluaran mereka yang melonjak sangat tajam. Untuk meneguhkan identitas mereka sebagai bagian dari kaum elit, tidak jarang mereka berperilaku konsumtif dalam hal belanja mobil, salah satunya adalah dengan berganti-ganti mobil. Sebagai seorang regulator, pimpinan DPRD bisa menggunakan kekuasaan mereka untuk membuat kebijakan yang menguntungkan mereka, dalam hal ini adalah kebijakan konsumsi mobil sehingga mereka bisa mengkonsumsi mobil mewah yang pada akhirnya akan mencitrakan diri, identitas mereka sebagai kaum elit. Bagi pimpinan legislatif, mobil lebih dari sekedar alat transportasi yang aman dan nyaman, tetapi juga sebagai simbol status, yang kemudian mampu meneguhkan kembali posisi mereka dalam masyarakat pada umumnya. Mobil bukan hanya menjadi alat transportasi yang bisa mendukung kinerja pimpinan DPRD Kota Prabumulih. Mobil juga menjadi alat untuk mencitrakan diri mereka, mobil juga sebagai simbol status yang mereka miliki, selain itu juga mobil menjadi alat pengukuh identitas mereka. Terdapat faktor internal maupun eksternal yang mendorong pimpinan legislatif berperilaku konsumtif dalam hal belanja mobil. Pengalaman individu masa lampau dan kepribadian menjadi faktor yang berasal dari dalam individu itu sendiri yang terkadang tidak disadari. Perilaku konsumtif pimpinan legislatif juga didorong oleh lingkungan, seperti keluarga, kelas sosial dan juga iklan. Gabungan antara berbagai faktor tersebut, kemudian menciptakan perilaku konsumtif pada pimpinan legislatif Kota Prabumulih yang ada saat ini. Kata Kunci : Konsumtif, Elit Politik Lokal
Kata Kunci : Gaya Hidup; Perilaku Konsumtif