Laporkan Masalah

Penerapan Komunikasi Internal Dalam Situasi Krisis (Studi Kasus Pelarangan Penggunaan Jilbab oleh Manajemen kepada Karyawan di Rumah Sakit Telogorejo Semarang)

Clarissa Jelita Putri, I Gusti Ngurah Putra

2011 | Skripsi | Ilmu Komunikasi

Setiap kebijakan atau keputusan yang diambil oleh manajemen, pasti memicu prokontra dengan publiknya, baik publik internal maupun eksternal. Kebijakan Service Excellent RS Telogorejo yang mengatur standar penampilan karyawan dimana salah satunya tidak boleh mengenakan penutup kepala berbentuk apapun, akhirnya mengakibatkan konflik dengan salah seorang karyawannya, Fitri Cahyaningsih. Fitri yang merasa haknya untuk mengenakan jilbab dibatasi dan posisinya dipindahkan oleh pihak manajemen, kemudian mengadukan masalah ini kepada sejumlah fraksi DPRD Jawa Tengah. Akibatnya, manajemen RS Telogorejo dianggap telah melakukan tindakan diskriminatif dan diminta segera merubah peraturan internalnya. Tidak hanya itu, pemberitaan di media juga semakin memojokkan posisi rumah sakit. Situasi ini berpotensi menjadi krisis yang lebih merugikan rumah sakit apabila manajemen terlambat menanganinya. Oleh karenanya, peneliti dengan menggunakan metode studi kasus Robert K. Yin mencoba mendapatkan uraian seputar langkah-langkah penanganan yang diambil manajemen serta proses komunikasi internal didalamnya ketika RS Telogorejo dihadapkan dengan situasi krisis. Kata kunci : RS Telogorejo, jilbab, tindakan diskriminatif, service excellent, krisis, komunikasi internal.

Kata Kunci : Komunikasi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.