Studi Implementasi Perda Pengelolaan Ruang Parkir Di Kawasan Malioboro
Fajar Adha Zulmawan, Janianton Damanik
2011 | Skripsi | Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (dh. Ilmu Sosiatri)Skripsi berjudul “Studi Tentang Implementasi Perda Pengelolaan Ruang Parkir Di Kawasan Malioboro” ini membahas tentang konsistensi perilaku aktor pelaksana perparkiran dalam mengimplementasikan Perda parkir. Perilaku konsisten para aktor terhadap Perda, dalam hal ini apakah dapat memperbaiki tata kelola parkir di kawasan wisata Malioboro. Saat ini Malioboro telah menjadi sebagai kawasan yang padat, berbagai masalah pun pasti bermunculan akibat adanya gesekan antara kekuatan sistem pada sekarang ini. Permasalahan parkir menjadi salah satu permasalahan menyangkut pelayanan dan kenyamanan wisatawan atau pengunjung. Saat ini, sepanjang bahu jalan Malioboro telah beralihfungsi menjadi lahan parkir bagi kendaraan pengunjung yang ingin menikmati suasana Malioboro. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif, yaitu menganalisis dan menyajikan fakta secara sistematik sehingga dapat lebih mudah untuk dipahami dan disimpulkan. Penelitian ini dilakukan di lokasi wisata Malioboro. Hal ini menarik, karena pelaksanaan perparkiran di kawasan Malioboro memanfaatkan badan jalan sepanjang malioboro yang statusnya sebagai ruang publik dan saat ini beralihfungsi untuk dijadikan lahan perparkiran. Data yang didapat dengan cara observasi secara langsung, kemudian dengan in depth interview atau wawancara mendalam terhadap informan yang dibutuhkan, yaitu meliputi dari pihak Pemerintah Kota melalui perwakilannya pihak UPT Malioboro, Juru Parkir dan Pengunjung Malioboro, dalam hal ini sebagai konsumen parkir. Di samping itu juga mengambil data-data dokumentasi, yaitu data-data yang menyangkut struktur orang, foto, data-data statistik, dan arsip-arsip, serta pustaka-pustaka yang mampu mendukung penelitian yang dilakukan. Adapun hasil mengenai penelitian ini, yakni kurangnya konsistensi perilaku para aktor di lapangan terhadap pengimplementasian Peraturan Daerah, membuat kondisi Malioboro semakin semrawut akibat pelaksanaan perparkiran yang memanfaatkan fungsi badan jalan. Dalam hal pengelolaan parkir ini, pemerintah seakan lepas tangan terhadap pelaksanaan perparkiran di lapangan, sehingga juru parkir dalam hal ini harus bertanggung jawab atas seluruh pengelolaan parkir di lapangan. Hal ini ditambah dengan tekanan yang cukup besar kepada juru parkir dalam pelaksanaannya, mereka harus mencapai target hasil retribusi yang telah ditentukan kurun waktunya dan harus dibayarkan kepada pihak pemerintah. Hal ini, membuat perilaku mereka (juru parkir) inkonsisten terhadap Peraturan Daerah yang mengaturnya, karena mereka harus mencapai targetyang telah ditetapkan oleh pemerintah. Peralihan fungsi ruang publik yang telah menjadi lahan parkir, menjadikan kenyamanan bagi para wisatawan yang berkunjung di kawasan Malioboro terganggu. Seharusnya kenyamanan wisatawan yang berkunjung dapat ditentukan oleh ruang gerak bagi pejalan kaki, namun sejauh ini perilaku konsistensi aktor dilapangan belum mampu memberikan perubahan terhadap tata kelola parkir di kawasan Malioboro. Kata Kunci: Implementasi Perda, Perilaku konsistensi, dan Alih fungsi ruang publik.
Kata Kunci : Ruang Publik; Perparkiran