Laporkan Masalah

Kebijakan Ekonomi-Politik Pemberdayaan UKM Manufaktur Jepang Melalui Strategi Subkontrak

Pradita Tria Wirawan, Siti Daulah Khoiriati

2011 | Skripsi | Ilmu Hubungan Internasional

Sebagai salah satu unit bisnis yang sangat dinamis, Usaha Kecil Menengah (UKM) di sebuah negara menjadi sebuah unit bisnis yang mempunyai banyak nilai strategis. Pada banyak negara, UKM mempunyai peran signifikan, bahkan menjadi tulang punggung perekonomian bagi sebuah negara. Disisi lain, UKM mempunyai nilai politis yang tidak kalah besar. UKM menjadi kunci bagi penyerapan tenaga kerja dalam jumlah besar. Produk yang dihasilkan oleh UKM juga menjadi salah satu produk lokal andalah untuk mendorong pertumbuhan perekonomian nasional, baik melalui konsumsi dalam negeri maupun ekspor produk UKM. Produk UKM juga menempati posisi penting dalam rantai aktivitas produksi bagi berbagai perusahaan-perusahaan besar. Bahkan dalam banyak hal, produk yang dihasilkan oleh UKM menjadi tolok ukur bagi daya saing produk nasional. Menimbang begitu banyaknya peran UKM dalam kehidupan sebuah negara, kajian mengenai pengembangan UKM di sebuah negara menjadi fokus penelitian yang menarik. Kajian tersebut menyangkut kebijakan sebuah negara dalam mengembangkan dan memberdayakan potensi dan keberadaan UKM. Setiap negara mempunyai cara unik dalam memberdayakan potensi UKM, baik berdasar kearifan lokal, kondisi lingkungan, kebutuhan, dan inovasi kebijakan. Inovasi kebijakan dalam pengembangan UKM menjadi fokus kajian dalam topik penulisan ini. Secara lebih spesifik, penulis mencoba melihat lebih dekat upaya pemberdayaan UKM di Jepang melalui sistem subkontrak. Sektor UKM yang diangkat dalam penulisan ini adalah sektor UKM manufaktur. Sektor UKM manufaktur di Jepang menjadi basis penting bagi pertumbuhan sektor industri Jepang. Sektor ini menggambarkan dinamika UKM di Jepang yang menunjukkan korelasi antara hubungan bisnis dan politik. Selain itu, sektor UKM manufaktur juga menjadi bagian penting dari pemenuhan kepentingan domestik maupun internasional Jepang, baik kepentingan ekonomi maupun politik. Semoga diharapkan dengan mengetahui strategi Jepang dalam mengembangkan dan memberdayakan UKM manufakturnya, dapat pula diketahui alasan dan kepentingan pemerintah Jepang dibalik kebijakannya yang pro-UKM tersebut. Hingga pada akhirnya, dapat diambil pelajaran penting dari strategi pengembangan dan pemberdayaan potensi UKM manufaktur Jepang.

Kata Kunci : Ekonomi Jepang


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.