Laporkan Masalah

Pemberdayaan Masyarakat oleh Industri Kecil (Studi Kasus : Industri Tom Batik Warna Alam di Galur dan Batik Farras Warna Sintetis di Lendah Kabupaten Kulon Progo)

Annisa Kumalasari, Ambar Teguh Sulistiyani

2011 | Skripsi | Manajemen dan Kebijakan Publik (dh. Ilmu Administrasi Negara)

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pemberdayaan masyarakat yang dilakukan Tom Batik dan Batik Farras di Kabupaten Kulon Progo.Jenis penelitian adalah kualitatif peneliti mengkaji apa saja yang telah dilakukan pemilik industri Tom batik dan Batik Farras yaitu pemilik Tom Batik dan Batik Farras dalam pemberdayaan masyarakat. Kemudian penelitian mencoba mendekati masyarakat yang mendapatkan pemberdayaan masyarakat yaitu karyawan yang dulunya menganggur lalu diberdayakan oleh pemilik industri dan peserta lain seperti penyandang cacat, orang yang magang atau buruh batik lepas dari Tom Batik atau Batik Farras sehingga memperoleh gambaran mengenai pelaksanaan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan pemilik Tom Batik dan Batik Farras. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan teknik dokumentasi. Di Tom Batik Warna Alam, pemberdayaan masyarakat dilakukan untuk orang yang menganggur disekitar Tom Batik Warna Alam, penyandang cacat Ciqal, buruh lepas dan orang magang di Tom Batik Warna Alam. Pengangguran di sekitar Tom Batik diberi pengetahuan dan keterampilan tentang teknik pencelupan dan pewarnaan dengan pewarna alam dan pelatihan rumbai kain. Penyandang cacat Ciqal diberikan pengetahuan dan keterampilan tentang pelatihan pengecapan kain, pelatihan membatik dan pelatihan teknis pencelupan dan pewarnaan dengan pewarna alam. Pemberdayaan masyarakat bagi buruh lepas yang dilakukan pemilik Tom Batik Warna Alam pada pengetahuan dan keterampilan tentang teknik pencelupan dan pewarnaan dengan warna alam. Yang terakhir, pemberdayaan masyarakat bagi orang magang dari perusahaan lain. Yaitu pengetahuan dan keterampilan tentang teknik pencelupan dan pewarnaan dengan pewarna alam. Sedangkan di Batik Farras melakukan pemberdayaan pada karyawannya. Pemberdayaannya berupa pelatihan teknik pencelupan dan pewarnaan dengan warna sintetis dan pelatihan pengecapan kain. Untuk itu, di Batik Farras hanya melaksanakan tanggung jawab ekonomi saja yaitu mencari keuntungan. Berbeda dengan Tom Batik Warna Alam yang melakukan pemberdayaan masyarakat sehingga melaksanakan tanggung jawab sosial yang tidak terlepas dari tanggung jawab secara ekonomi yaitu memperoleh keuntungan dalam usahanya. Saran yang ditujukan untuk Tom Batik adalah diperlukan peningkatan fasilitas di Tom Batik sehingga mempelancar pemberdayaan, pelatihan dan pendidikan cara pencatatan dan pembuatan laporan perhitungan laba/rugi dan ADART ( Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga), Saran untuk Batik Farras adalah melakukan pemberdayaan bagi masyarakat terutama masyarakat sekitar,pemilik Batik Farras memerlukan pelatihan dalam pengolaan air limbah yang benar. Kata kunci : Pemberdayaan

Kata Kunci : Pemberdayaan Masyarakat


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.