Radio Swasta Dan Aktivitas Pemberdayaan Masyarakat (Studi Kasus Aktivitas Pendampingan Radio Satunama Terhadap Radio Komunitas Murakabi Di Kulonprogo Dan Radio Komunitas Radekka Di Gunungkidul)
Dwi Retno Damayanti, Wisnu Martha Adiputra
2011 | Skripsi | Ilmu KomunikasiPemberdayaan masyarakat merupakan kajian dalam komunikasi pembangunan konsep DSC (Development Support Communication). Fokus studi ini berupaya mempelajari peran media dalam membantu proses pembangunan, termasuk dibidang informasi. Salah satu kegiatannya adalah aktivitas pendampingan media. Aktivitas ini mulai marak di Indonesia pada tahun 1990an. Konsepnya yang mengutamakan adanya partisipasi masyarakat dan penguatan potensi lokal merupakan alternatif solusi atas problem pembangunan berparadigma dominan. Tidak mengherankan jika aktivitas ini bersifat khas dan tidak dapat digeneralisasikan dengan aktivitas pendampingan di daerah lain. Aktivitas pendampingan media mengadaptasi konsep pendampingan sosial. Pihak yang terlibat dapat dibedakan dari unsur pemerintah, swasta, media, atau masyarakat. Menjadi sesuatu yang menarik ketika aktor pendampingan maupun pihak yang didampingi berasal dari unsur institusi media radio. Penelitian ini akan menekankan aktivitas pendampingan media yang melibatkan radio swasta (Radio Satunama) sebagai pendamping; dan radio komunitas (Radio Murakabi dan Radio Radekka) sebagai pihak yang didampingi. Aktivitas pendampingan mencakup konsep dari pihak pendamping dan pihak yang didampingi. Selain itu terdapat pula tahapan pendampingan disertai peran Radio Satunama sebagai pendamping. Diharapkan melalui penelitian ini didapatkan pemahaman tentang konsep pendampingan media yang melibatkan hubungan antar institusi radio yaitu Radio Satunama terhadap Radio Murakabi dan Radio Radekka. Kata Kunci: Komunikasi Pembangunan DSC (Communication Support Communication), Pemberdayaan Masyarakat (Media), Pendampingan Media, Aktivitas Pendampingan Radio Satunama terhadap Radio Murakabi dan Radio Radekka.
Kata Kunci : Radio