Efektivitas Rumah Singgah Pada Anak Jalanan Di Yogyakarta
Wijaya Dewabhrata, Ambar Widaningrum
2011 | Skripsi | Manajemen dan Kebijakan Publik (dh. Ilmu Administrasi Negara)Anak jalanan menjadi fenomena sosial yang menarik di Indonesia sejak lama. Anak jalanan menjadi lebih diperhatikan selepas krisis ekonomi yang melanda Indonesia pada tahun 1997. Perekonomian yang merosot turut memberi dampak bertambahnya jumlah anak jalanan di Indonesia, walaupun tidak semua anak jalanan turun ke jalan dengan alasan ekonomi.kehidupan jalanan yang keras membuat anak jalanan rentan terhadap berbagai macam kekerasaan, ditambah tidak terjaminnya pemenuhan kebutuhan bagi anak jalanan, baik itu kebutuhan fisik maupun emosional. Rumah singgah menjadi salah satu wahana utama anak jalanan untuk mengembangkan diri. Rumah singgah juga menjadi perantara bagi anak jalanan dan pihak-pihak yang ingin membantu anak jalanan agar dapat memperoleh kehidupan yang lebih layak. Berlatar belakang hal inilah maka rumah singgah memiliki peran yang penting untuk membantu anak jalanan untuk lepas dari jalanan dan memiliki kehidupan yang lebih baik melalui kegiatan yang ditujukan kepada anak jalanan yang menjadi binaannya di rumah singgah. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran efektivitas rumah singgah selama menangani permasalahan anak jalanan melalui kegiatan-kegaiatan yang dilakukan rumah singgah selama ini. Anak jalanan sendiri memiliki beragam definisi antara lain children of the street dan children on the street. Definisi ini mempengaruhi rumah singgah dalam melakukan penanganan terhadap anak jalanan. Akan tetapi walaupun dibedakan dengan berbagai definisi tentang anak jalanan, anak-anak tetap berhak untuk mendapatkan pemenuhan hak-hak anak yang berhak mereka terima. Hal ini karena anak-anak dianggap belum mampu memenuhi kebutuhannya sendiri dengan baik karena keterbatasan yang dimilikinya sehingga membutuhkan bantuan pihak-pihak yang mampu untuk memberikan apa yang menjadi kebutuhan para anak jalanan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif agar didapat gambaran riil mengenai peristiwa yang ada. Dengan wawancara yang dilakukan terhadap pengelola rumah singgah serta anak binaan dari rumah singgah yang bersangkutan maupun wakil dari Dinas Sosial. Lokasi penelitian dilakukan di Rumah Singgah Ahmad Dahlan dan Rumah Singgah Anak Mandiri. Rumah singgah menjadi pihak yang paling intens melakukan pendampingan terhadap anak jalanan melalui kegiatan-kegiatan yang dijalankannya. Kegiatan itu bertujuan untuk memberikan anak jalanan hak-hak mereka yang tidak mereka dapatkan selama berada di jalanan. Keefektivitasan program rumah singgah ini akan dilihat dari kemampuan rumah singgah untuk memenuhi kebutuhan anak binaan selama berada di rumah singgah termasuk kemampuan rumah singgah untuk bersikap adaptif terhadap perubahan yang ada. Tingkat adaptabilitas rumah singgah dalam memenuhi keinginan anak jalanan selama berada di rumah singgah, serta kemampuan rumah singgah dalam melakukan efisiensi sumber daya yang dimilikinya. Penelitian ini juga memberikan masukan kepada pihak-pihak yang memiliki keinginan untuk memberikan kesempatan anak jalanan untuk dapat lebih baik. Baik itu masukan kepada rumah singgah maupun pihak lain yang memiliki keinginan yang sama.
Kata Kunci : Anak Jalanan