Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Eceng Gondok di Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang
Andryan Kikim W, Ambar Teguh Sulistiyani
2011 | Skripsi | Manajemen dan Kebijakan Publik (dh. Ilmu Administrasi Negara)Eceng gondok merupakan tanaman air yang banyak tumbuh di permukaan Rawa Pening. Tanaman ini dianggap sebagai gulma yang merugikan karena dampak negatif yang ditimbulkannya. Saat ini, eceng gondok banyak dimanfaatkan masyarakat Kecamatan Banyubiru untuk diolah menjadi barang yang memiliki daya jual berupa kerajinan. Kecamatan Banyubiru sendiri merupakan Kecamatan yang berbatasan langsung dengan Rawa Pening. Pemanfatan eceng gondok itu sendiri tidak terlepas dari pemberdayaan masyarakat yang dilakukan Syarina Production. Syarina production merupakan aktor yang banyak berperan dalam pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan eceng gondok mulai dari proses penyadaran dan pembentukan perilaku, transformasi kemampuan dan keterampilan hingga peningkatan kemampuan intelektual dan keterampilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan eceng gondok, mengetahui faktor pendukung dan penghambatnya kemudian mengetahui hasil dari pemberdayaan tersebut. Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yaitu penelitian yang bertujuan untuk mendiskripsikan suatu fenomena yang terjadi. Metode pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan pemanfaatan data sekunder. Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa pemberdayaan masyarakat meliputi beberapa tahapan. Penyadaran dan pembentukan perilaku masyarakat berupa menarik perhatian masyarakat agar mau secara sukarela ikut berpartisipasi dalam proses pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan eceng gondok dan bisa menyikapi keadaan lingkungan di sekitar mereka yang berpotensi untuk dikembangkan telah berhasil dilaksanakan. Transformasi kemampuan dan keterampilan yang berkaitan dengan eceng gondok berupa memberikan pembinaan kepada masyakat agar sanggup dan mampu berperan dalam pemberdayaan masyarakat serta dapat memecahkan masalah sekaligus mencari jalan keluar dari permasalahan yang dihadapi terkait dengan pemanfaatan eceng gondok berhasil dilaksanakan namun belum optimal. Peningkatan kemampuan intelektual dan keterampilan untuk dapat berinisiatif dan berinovasi secara mandiri berupa pendampingan bagi masyarakat yang telah mahir memanfaatkan eceng gondok sebagai kerajinan telah berhasil dilaksanakan. Rekomendasi yang diberikan adalah melakukan pendidikan dan pelatihan pengolahan eceng gondok, masyarakat Banyubiru dapat terus berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat khususnya dalam memanfaatkan eceng gondok, pemerintah membantu meningkatkan pemasaran seperti melakukan pameran tunggal dan memfasilitasi masyarakat untuk menjadikan eceng gondok sebagai brand dari Kecamatan Banyubiru. Kata Kunci : pemberdayaan masyarakat, peran aktor, penyadaran dan pembentukan perilaku, transformasi kemampuan dan keterampilan, peningkatan intelektual dan keterampilan
Kata Kunci : Pemberdayaan Masyarakat