JARINGAN KOMUNIKASI “JARINGAN EKOWISATA DESA” DALAM MENGEMBANGKAN EKOWISATA DESA SIBETAN BALI (Analisis Jaringan Komunikasi terkait Pengembangan Ekowisata Desa di “Jaringan Ekowisata Desa” Sibetan Bal
Niluh Putu Santika Putri, I Gusti Ngurah Putra
2010 | Skripsi | Ilmu KomunikasiDampak pariwisata massal semakin lama semakin mengkhawatirkan. Dan salah satu lembaga yang sangat peduli akibat pariwisata massal tersebut adalah Jaringan Ekowisata Desa Sibetan. Penelitian ini betujuan untuk Menganalisis dan mempelajari jaringan komunikasi Jaringan Ekowisata Desa dalam mengembangkan ekowisata di Desa Sibetan Bali. Manfaat penelitian ini: 1) Sebagai referensi bagi Jaringan Ekowisata Desa Sibetan, Yayasan Wisnu, dan Desa lain yang tergabung dalam Jaringan Ekowisata Desa, untuk mengetahui seperti apa Jaringan Komunikasi yang terbentuk selama ini; 2) Sebagai referensi bagi masyarakat luas yang tertarik mengembangkan ekowisata, karena penelitian ini membahas jaringan komunikasi dalam pengembangan ekowisata desa di Bali; 3) Dapat melengkapi penelitian yang telah ada dan memperkaya penelitian dengan metode analisis jaringan di Jurusan Komunikasi. Penelitian ini dilakukan di Desa Sibetan Bali dan di Kantor Jaringan Ekowisata Desa Bali. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis jaringan komunikasi dengan 21 responden yang merupakan tim pengelola jaringan ekowisata Desa Sibetan. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner dan wawancara. Dalam melakukan penelitian, peneliti membagi elemen-elemen yang merupakan aspek-aspek penentu berkembangnya ekowisata, aspek-aspek tersebut terkait: ekowisata desa, Potensi desa, Publikasi/Promosi, Penyajian Food and Beverage, dan Aksesbilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan peranan individu dalam jaringan komunikasi Jaringan Ekowisata dalam mengembangan ekowisata di Desa Sibetan. Hal tersebut dapat terlihat dari Star, Neglectee, isolate, Bridge, Opinion leader, dan Klik yang berbeda-beda dalam setiap jaringan komunikasi jaringan ekowisata Desa Sibetan ini. 2) Terdapat perbedaan jumlah pemuka pendapat dalam beberapa Jaringan Komunikasi. Hal tersebut terbukti dari jumlah pemuka pendapat yang berbeda pada jaringan komunikasi terkait publikasi dan ekowisata. 3) Derajat keterhubungan individu yang masih rendah dalam jaringan komunikasi jaringan ekowisata desa dalam mengembangkan ekowisata di Desa Sibetan. Dari hasil tersebut diharapkan Jaringan Ekowisata Desa dapat Memaksimalkan lagi peran individu agar derajat keterhubungan di dalam organisasi ini menjadi diatas rata-rata, di setiap aspek pengembangan ekowisata desa.Selain itu harus selalu diciptakan suasana yang menunjang (nyaman dan memiliki rasa kepercayaan tinggi) antar individu demi memaksimalkan perkembangan ekowisata di Desa Sibetan.
Kata Kunci : Komunikasi; Pariwisata