Efektivitas Program Tanggung Jawab Sosial PT.Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk. dalam Mewujudkan Kemandirian Masyarakat di Sekitar Kawasan Pertambangan
Dian Safitri, Danang Arif Darmawan
2011 | Skripsi | Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (dh. Ilmu Sosiatri)Isu perkembangan CSR (Corporate Social Responsibility) atau tanggung jawab sosial perusahaan, direspon oleh Pemerintah Indonesia melalui UU No.40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (PT) yang mewajibkan perusahaan untuk menjalankan kewajiban CSR. Namun di sisi lain, pelaksanaan CSR bagi perusahaan BUMN telah diatur melalui kebijakan PKBL (Program Kemitraan dan Bina Lingkungan) sejak tahun 1983. PTBA selaku perusahaan BUMN yang bergerak di bidang usaha ekstraktif, secara otomatis memiliki kewajiban melaksanakan CSR dalam bentuk PKBL. Melalui PKBL diharapkan agar perusahaan turut serta dalam proses pembangungan masyarakat, yakni dengan memberi stimulan bagi masyarakat untuk dapat berdaya dan mandiri. Permasalahannya kemudian adalah apakah program CSR yang dijalankan sudah mampu—minimal menumbuhkan kesadaran masyarakat—untuk tidak selamanya menggantungkan diri terhadap keberadaan PTBA semata. Penelitian ini berupaya mengangkat persoalan efektivitas pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dalam upaya mewujudkan kemandirian masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana PTBA menjalankan CSR sebagai upaya memberdayakan masyarakat sekaligus bermanfaat sebagai bahan masukan bagi pihak perusahaan maupun sebagai bahan diskusi untuk kalangan akademisi mengenai pelaksanaan program CSR pada tiap-tiap perusahaan. Penelitian menggunakan metode kualitatif untuk memahami fenomena secara holistik dan mendalam. Pendekatan yang digunakan adalah anlisis deskriptif yang tidak hanya menyajikan gambaran hasil penelitian tetapi juga berupaya menerangkan hubungan, membuat prediksi serta mendapatkan makna dari fenomena yang dikaji. Lokasi penelitian adalah Satuan Kerja KBL sebagai pelaksana program KBL di PTBA dan melibatkan masyarakat Tanjung Enim selaku pihak penerima program. Satker KBL PTBA dan masyarakat penerima program menjadi informan utama dalam melihat pelaksanaan program CSR PTBA. Data yang berasal dari keduanya akan saling melengkapi dan menunjukkan bagaimana pelaksanaan CSR yang dimaksud sekaligus faktanya di lapangan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa program KBL yang selama ini dijalankan, belum memberi dampak terhadap peningkatan kemandirian masyarakat. Program KBL masih sebatas membantu masyarakat dalam peningkatan usaha dan pembagunan secara fisik, namun belum dapat memandirikan secara ekonomi. Program KBL berjalan tanpa mekanisme yang jelas, sehingga efektivitas pelaksanaan program KBL sebagai wujud CSR PTBA belum mencapai optimalisasi tujuan dan memberi dampak bagi peningkatan kemandirian masyarakat dan pembangunan yang berkelanjutan. Kata kunci: tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), program kemitraan dan bina lingkungan (PKBL), efektivitas, kemandirian masyarakat.
Kata Kunci : Corporate Social Responsibility