Studi Manajemen Bencana Berbasis Masyarakat: Peran Kelompok SIBAT (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat) pada Fase Pra Bencana Pasca Tsunami Pangandaran di Desa Widarapayung Wetan
MATHEUS RADITYA CHRISPUTRANTO, Sri Joharwinarlien
2010 | Skripsi | Politik dan Pemerintahan (dh. Ilmu Pemerintahan)Penelitian ini mengambil judul ”Studi Manajemen Bencana Berbasis Masyarakat: Peran Kelompok SIBAT (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat) pada Fase Pra Bencana Pasca Tsunami Pangandaran dengan mengambil kasus di Desa Widarapayung Wetan, Kecamatan Binangun, Kabupaten Cilacap. Rumusan masalah dari penelitian ini hendak menjelaskan bagaimana pengelolaan modal sosial masyarakat melalui kehadiran kelompok SIBAT dan peran kelompok SIBAT pada fase pra bencana yang dilakukan pasca Tsunami Pangandaran. Tema mengenai peran kelompok SIBAT menarik untuk diangkat karena kelompok inilah yang menjadi garda depan dalam penanggulangan resiko bencana di tingkat lokal. Selain itu kelompok ini juga diusulkan, berisi dan diorganisir oleh masyarakat yang memang hidup di willayah rawan bencana dan mencoba untuk belajar dari pengalaman akan bencana Tsunami 2006 yang pernah memporakporandakan desa mereka. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Alasan penggunaan pendekatan kualititatif karena penelitian ini berangkat dari pemahaman bahwa untuk mengkaji suatu fenomena sosial secara komprehensif sehingga penelitian ini mencoba untuk menelisik lebih jauh dan menginterpretasikan hal-hal yang lebih bersifat mikro dari sebuah pernyataan-pernyataan suatu objek. Sedangkan sumber data promer yang dipakai adalah aparat Desa Widarapayung Wetan dan pengurus SIBAT.Widarapayung Wetan Penelitian ini sendiri menggunakan wawancara dan observasi sebagai teknik utama mengumpulkan data. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Desa Widarapayung Wetan mampu mengelola modal sosial yang dimiliki dengan baik dan hal ini ditunjukkan dengan kehadiran kelompok SIBAT yang sejak dari proses pembentukannya, pemilihan anggotanya, pengorganisasiannya dan pelaksanaan program kerjanya dikelola sendiri oleh masyarakat. Selain itu, terdapat 3 peran penting SIBAT pada fase pra bencana, pertama menjaga eksistensi modal sosial masyarakat, kedua mendorong partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan pada fase pra bencana, dan ketiga menjadi penghubung antara masyarakat dengan negara dan NGO.
Kata Kunci : Manajemen Bencana