POLA PENDAMPINGAN ANAK JALANAN MELALUI RUMAH SINGGAH (Studi tentang Pola Pendampingan Anak Jalanan di Rumah Singgah Ahmad Dahlan dan Yayasan Indriya-Nati Yogyakarta)
EKA KURNIAWATI, Djoko Suseno
2011 | Skripsi | Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (dh. Ilmu Sosiatri)Setiap warga Negara Indonesia berhak untuk memperoleh kehidupan yang layak dan kesejahteraan, tidak terkecuali bagi anak jalanan. Sebagai manusia mereka juga berhak memperolah kehidupan sebagaimana anak normal lainnya. Perlu diketahui bahwa saat ini, masih banyak masyarakat yang bersikap diskriminatif terhadap anak jalanan karena kebiasaan hidup berbeda yang mereka miliki, mereka tidak punya rumah, mereka tidak pernah mandi, mereka hidup di jalanan, mencari uang dengan mengamen ataupun meminta-minta dan lain sebagainya. Sehingga diperlukan upaya untuk mengikis sikap masyarakat yang diskrimanatif tersebut. Salah satunya adalah memberikan kesempatan bagi anak jalanan untuk dapat merasakan kehidupan normatif dengan tinggal di rumah singgah dan diberikan pendampingan, dengan tinggal di rumah singgah mereka belajar bersosialisasi dengan masyarakat sekitar. Permasalahan anak jalanan adalah permasalahan yang rumit yang harus segera diselesaikan oleh Pemerintah Daerah pada khususnya dan seluruh komponen masyarakat pada umumnya karena setiap tahun jumlahnya semakin meningkat. Oleh karena itu masih banyak yang perlu dikaji lagi dalam masalah anak jalanan ini. Penelitian ini dilakukan di Rumah Singgah Ahmad Dahlan dan Yayasan Indriya-Nati Yogyakarta. Rumah Singgah dan Yayasan tersebut telah lama mendampingi anak jalanan. Teori yang digunanakan adalah Teori Perilaku Sosial dimana kita melihat anak jalanan menggunakan teori tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis. Teknik pengambilan sampel menggunakan snowball didasarkan kepada kebutuhan untuk mendapatkan informasi yang sebenar-benarnya dari berbagai pihak yaitu anak jalanan berbasis rumah singgah dan yayasan, pengelola rumah singgah dan yayasan, aparatur pemerintah khususnya Dinas Sosial Propinsi dan Kota Yogyakarta. Hasil penelitian yang didapatkan bahwa pendampingan yang dilakukan oleh Rumah Singgah Ahmad Dahlan Yogyakarta dan Yayasan Indriya-Nati Yogyakarta pada dasarnya memiliki pedoman yang sama, namun kemudian keduanya mampu memberikan improvisasi dalam melakukan proses pendampingan sehingga tercipta variasi dan karakteristik maupun ciri khas dari keduanya. Di Rumah Singgah Ahmad Dahlan program pendampingan untuk anak jalanan dengan pendekatan rumah singgah, program pendampingan anak rentan, program pendampingan pasca rumah singgah. Program pendampingan yang dilakukan di Yayasan Indriya-Nati adalah program pendidikan partisipatif, pendampingan melalui layanan Drop-in Center, pendampingan dengan penyediaan rumah singgah, pendampingan melalui kesehatan dan konseling. Sedangkan model pola pendampingannya adalah Center Based dan Community Based serta lebih menekankan pada perubahan perilaku dari anak-anak jalanan ke arah kehidupan normatif. Kata kunci : pendampingan, anak jalanan, rumah singgah.
Kata Kunci : Anak Jalanan