IMPLEMENTASI PENGARUSUTAMAAN GENDER DALAM PEMBERIAN KESEMPATAN PENGEMBANGAN KARIR PADA DEPARTEMEN PEMERINTAH (Studi Kasus di Departemen Agama Banyumas)
ADIMAS DWIAJI SIDI P., Miftah Adhi Ikhsanto
2010 | Skripsi | Politik dan Pemerintahan (dh. Ilmu Pemerintahan)Berbagai upaya pembangunan nasional yang selama ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, baik perempuan maupun laki- laki, ternyata belum dapat memberikan manfaat yang setara bagi perempuan dan lakilaki. Bahkan belum cukup efektif memperkecil kesenjangan yang ada. Hal ini menunjukkan bahwa hak-hak perempuan memperoleh manfaat secara optimal belum terpenuhi sehingga pembangunan nasional belum mencapai hasil yang optimal, karena masih belum memanfaatkan kapasitas sumber daya manusia secara penuh. Karena itulah penyusun tertarik mengadakan penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui implementasi pengarusutamaan gender dalam hal pemberian kesempatan pengembangan karir pada Departemen Agama Banyumas dan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi implementasi pengarusutamaan gender dalam hal pemberian kesempatan pengembangan karir pada Departemen Agama Banyumas. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dan lokasi penelitian dilakukan pada Departemen Agama Banyumas. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif interpretative, yaitu menelaah secara mendetail terhadap data yang dikumpulkan dan kemudian dilakukan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara teoritis implementasi pengarusutamaan gender pada Departemen Agama Banyumas keberadaan perempuan pada posisi-posisi puncak dari sebuah lembaga pemerintahan termasuk pada Departemen Agama Banyumas, selalu ada pada angka kecil. Walaupun telah disahkan Undang-Undang RI no. 7 tahun 1984 dan UU No 39/1999 serta Instruksi Presiden (Inpres) no. 9 tahun 2000. Secara praktis implementasi pengarusutamaan gender pada Departemen Agama Banyumas pengisian posisi-posisi strategis dari mulai Kepala Kantor, Kepala Bagian TU serta semua Kepala Seksi pada Kantor Departemen Agama Kabupaten Banyumas saat ini masih didominasi oleh lakilaki. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi pengarusutamaan gender pada Departemen Agama Banyumas meliputi: aspek PUG masih belum merupakan ukuran dalam laporan akuntabilitas kinerja unit organisasi dan terbatasnya kemampuan untuk mengembangkan pendekatan yang berperspektif gender.
Kata Kunci : Gender