PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN WANITA KARIR BPPM DALAM PENDIDIKAN ANAK
Hanida Maftucha Amalia, Sri Rahayu Sumarah
2010 | Skripsi | Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (dh. Ilmu Sosiatri)Pengambilan keputusan dalam keluarga adalah sebuah istilah dimana keluarga memilih, menentukan pendapat, atau mengambil sepuah kesimpulan atau keputusan akhir yang menjadi sebuah kegiatan yang berlangsung secara terus menerus..Pendidikan adalah hal yang penting bagi semua kalangan. Pendidikan yang di dalamnya banyak sumber ilmu pengetahuan, selain penting untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik di kemudian harinya, juga sangat penting bagi pembentukan pola pikir manusia. Permasalahan pendidikan di dalam keluarga biasanya ditangani oleh istri, karena didalam rumahtangga istri yang bertugas mengurus dan menjaga anak. Pengambilan keputusan tentang pendidikan anak yang diambil oleh seorang istri yang juga sebagai wanita karir adalah bahasan dari skripsi ini. Rumusan masalah dari skripsi ini adalah bagaimana proses pengambilan keputusan wanita karir di kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dalam hal pendidikan anak di dalam keluarganya. Metode yang dipakai dalam melakukan penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan cara wawancara mendalam dan observasi. Tingkat pendidikan di propinsi DIY cukup tinggi bila dibandingkan dengan propinsi lain. Jumlah perempuan yang bekerja di ruang publik tidak terlalu banyak bila dibandingkan dengan jumlah pekerja pria. di Badan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, jumlah pekerja perempuan dan pria hampir sama. Objek penelitian merupakan pekerja wanita yang bekerja di Badan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dibidang pengembangan partisipasi perempuan. Semua informan masih memiliki suami dan tinggal bersama dengan suami, pendidikan anak-anak para informan dari tingkatan taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas. Sedangkan latar belakang pendidikan para informan sendiri dari sekolah menengah atas hingga tingkat S2. Hasil dari penelitian ini adalah, bahwa proses pengambilan keputusan yang diambil oleh informan, tentang masalah pendidikan anak, dikelompokkan menjadi tiga bagian, yaitu: Pertama, semua hal yang menyangkut tentang pendidikan anak dirundingkan dan diputuskan secara bersama-sama dengan suami. Kedua, ada keputusan permasalahan di dalam pendidikan anak yang diambil sendiri oleh istri dan ada juga yang dirundingkan dan diputuskan bersama-sama dengan suami, tetapi tidak ada keputusan pendidikan anak yang diputuskan oleh suami sendiri. Ketiga, permasalahan di dalam pendidikan anak diputuskan sendiri oleh suaminya sendiri, ada permasalahan pendidikan yang dirundingkan dulu oleh istri dengan suami dan memutuskannya secara bersama-sama. Proses pengambilan keputusan wanita karir BPPM dalam pendidikan anak, lebih banyak didominasi oleh faktor-faktor yang berasal dari ruang lingkup dimana informan berasal dan dimana mereka tinggal. Faktor ruang kerja para informan yaitu BPPM tidak terlalu banyak mempengaruhi mereka dalam proses pengambilan keputusan dalam pendidikan anak Faktor tersebut adalah : Faktor pendapatan individu, baik itu lebih besar pendapatan istri, atau lebih besar pendapatan suami, ataupun seberapa besar pendapatan keluarga tersebut. Kemudian faktor kebiasaan sebuah keluarga bahwa „keputusan didalam keluarga mayoritas berada ditangan suami‟, faktor adanya budaya yang menyebutkan bahwa „ibu bertugas merawat dan mendidik anak‟, faktor lamanya para wanita karir BPPM tersebut bekerja di BPPM, faktor jabatan di BPPM, faktor latar belakang pendidikan, faktor pola didik para informan yang berbeda-beda.
Kata Kunci : Perempuan; Pendidikan